Jurubicara Thaksin, Noppadol Pattama, mengatakan di Bangkok, dalam percakapan belum lama ini, mantan perdana menteri itu tidak mengatakan apa-apa mengenai laporan berkaitan dengan pembelian Manchester City. "Saya tidak bisa membantah atau membenarkan laporan itu," katanya. Koran Inggris Sun Sabtu melaporkan, Thaksin mengajukan tawaran US$215 juta untuk mnembeli klub itu, termasuk US$99,7 juta untuk merekrut pemain baru.
Berita itu muncul ketika mantan pemain bek City Ray Ranson berencana akan mengambil-alih klub itu.
Pada 2004, sebuah konsorsium di Thailand pimpinan Thaksin berusaha membeli 30 persen saham Liverpool, yang mengundang kemarahan para penggemar yang menginginkan klub itu tetap di tangan Inggris. Rencana itu gagal, meski kini Liverpool menjadi milik orang Amerika. Thaksin adalah seorang miliarder yang berusaha di bidang telekom sebelum menjadi perdana menteri pada 2000. Keluarganya memperoleh uang tunai US$1,9 miliar pada Januari 2006 dari penjualan perusahaan telekomunikasi Shin Corp. Hal itu menimbulkan kekacauan yang kemudian berakhir dengan kudeta yang menjatuhkan pemerintahnya dalam September. (*/cax)