< >

Riise: Kesabaran Jadi Kunci Liverpool

Senin, 30 April 2007 19:34
Kapanlagi.com - Kesabaran menjadi kunci bagi tim Liverpool bila ingin meraih kemenangan dalam pertandingan melawan Chelsea di stadion Anfield, kata John Arne Riise.

Chelsea memenangi pertandingan 1-0 dalam putaran pertama babak semi-final.

Pemain LIverpool asal Norwegia itu yakin bahwa klubnya bakal tampil maksimal untuk menebus kekalahan sebelumnya. Chelsea akan memfungsikan Joe Cole sebagai penyerang dalam pertandingan pada Rabu waktu setempat.

"Kami sadar bahwa kemenangan mutlak kami raih. Ini dapat relatif menolong manakala kami dapat mencetak pada menit-menit awal pertandingan." kata Riise.

"Kami memang tidak menciptakan banyak peluang dalam pertandingan melawan Chelsea, meski kami tampil lebih baik dalam babak kedua. Kami akan tampil menyerang dan menyarangkan gol."

"Kami perlu tampil baik. Jika kami dapat membuktikannya, maka publik memberi dukungan sepenuhnya. Ini artinya pertandingan bakal menarik. Penting juga bagi kami untuk bersabar dan berhati-hati."

"Peristiwa dua tahun lalu sungguh tidak dapat dipercaya. Bukan tidak mungkin bakal terulang."

Liverpool tahu betul bahwa mereka perlu mewaspadai gerakan penyerang asal Pantai Gading Didier Drogba.

"Ia (Drogba) pemain yang kuat seperti benteng. Ia bekerja keras dan mampu mencetak gol," kata Riise, "Sangat sulit menahan dan menjaga Drogba."

Kecuali ada kemujuran dan kecelakaan, Chelsea makin jauh dari ambisi merebut tempat pertama dalam Liga Utama Inggris.

Chelsea menghadapi masalah dalam pertandingan di Anfield, karena pemain belakang Ricardo Carvalho belum pulih dari cedera lutut. Kondisi serupa juga dialami Michael Ballack.

Chelsea berharap pada pemampilan Claude Makelele di barisan belakang dan Michael Essien sebagai penyerang.

Meski Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic terbuka kemungkinannya turun, Sir Alex Ferguson tidak mau ambil resiko pada pertandingan melawan AC Milan.

Chelsea kini sedang mencoba memasang Khalid Boulahrouz untuk memperkuat barisan belakang sepeninggal absennya Carvalho.

Pemain belakang Belanda itu mengatakan, "Saya berusaha keras tampil kembali setelah mengalami cedera lutut. Saya tidak ragu dengan kondisi lutut, bahkan kini merasa jauh lebih baik."

"Namun segalanya mungkin terjadi. Engkau dapat gila dan sedih ktika mengalami cedera. Saya tetap coba bertahan dengan bersikap rileks seraya memfokuskan diri pada masa pemulihan."

"Sekarang saya telah pulih dan tim tampil baik. Saya harus berjuang. Setiap orang dapat termotivasi." (*/lpk)