Walikota Medan Drs. H. Abdillah, Ak, MBA di Medan, Rabu, memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam jika ada pihak-pihak tertentu di daerah itu termasuk pejabat terkait yang terlibat kecurangan dalam pelaksanaan UN.
"Kita akan tindak siapapun yang terlibat, termasuk para pejabat dinas-nya jika memang terbukti," katanya usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasionas di Balaikota Medan.
Sebagaimana diberitakan, dugaan kecurangan pelaksanaan UN di Kota Medan terungkap setelah sejumlah guru dan pengawas buka mulut dan membeberkan apa yang mereka alami selama melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan UN.
Menurut pengakuan mereka, kecurangan bahkan dilakukan secara terang-terangan dengan cara membagikan kunci jawaban naskah UN kepada siswa pada saat ujian tengah berlangsung.
Menyusul laporan para guru itu pula Depdiknas kemudian harus menurunkan tim ke kota itu guna melakukan pengusutan.
Tim Inspektorat Depdiknas sendiri sampai hari ini setidaknya telah memeriksa belasan SMP dan SMU negeri dan swasta di daerah itu, termasuk terhadap sejumlah guru dan pengawas ujian.
Sekaitan itu Abdillah mengatakan pihaknya akan menunggu hasil investigasi Tim Inspektorat dari Depdiknas sebelum mengambil tindakan lanjutan terhadap para bawahannya.
Ia juga mengakui sampai saat ini pihaknya juga belum melakukan tindakan apa-apa termasuk melakukan pemeriksaan melalui Badan Pengawas Kota (Bawasko).
"Kita tidak ingin pemeriksaan atau pengusutan yang kita lakukan nanti tumpang tindih dengan yang dilakukan tim dari pusat. Kerenanya kita terlebih dahulu mesti menunggu hasil investigasi dari tim Depdiknas tersebut," katanya.
Ia juga memastikan hasil investigasi Tim Inspektorat Depdiknas akan dijadikan masukan bagi Pemko Medan dalam mengambil tindakan lanjutan. (*/cax)