
Hal itu tentunya bakal mencoreng citra Nidji, sebagai salah satu band yang bersikap santun di atas panggung, walau kabarnya sudah ada perdamaian diantara mereka.
Menurut sebuah sumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya, kejadian ini berawal saat Andi, nama repoter tersebut, berniat untuk mewawancari Giring Nidji cs setelah konser. Namun, sang manajer beralasan bahwa Nidji sedang sibuk dan tidak bisa diwawancari.
Tetapi Andi melihatnya lain, yakni bahwa Nidji ternyata tengah sibuk dengan cewek-ceweknya. Andi mencoba kembali dengan mengatakan bahwa mereka bukannya sedang sibuk, namun sedang bersenang-senang.
Namun rupanya usaha si reporter tersebut disambut dengan kata-kata kasar oleh Pele.
"Terus apa hak lu? Emang elu siapa? Kalau gue bilang tidak bisa kenapa?" hardik Pele. Sembari Pele mengatakan itu, ia mendorong Andi, sehingga kemudian Andi mengalah dan pergi.
Urusan ternyata tidak berhenti disitu saja. Pele yang kadung marah mengejar Andi dan memukul dari belakang, sembari meneriaki Andi 'Rampok!'. Seketika itu, Andi langsung melapor ke Polsek setempat. Namun kabar terakhir menyebutkan bahwa laporan itu telah dicabut kembali, karena ada sudah ada perdamaian diantara mereka. (kl/wwn)
Lihat Profil: Nidji, Giring Nidji