< >

Inu Kencana Juga Terima Hadiah Handphone dari Polda Jabar

Kamis, 03 Mei 2007 07:26
Kapanlagi.com - Dosen Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Inu Kencana Syafei, pascapembongkaran kasus yang terjadi di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) tidak hanya menerima ancaman, tapi justru mendapatkan penghargaan dan handphone.

Dalam acara penyerahan penghargaan pembela HAM Poncke Princen Human Rights Prize 2007 dengan kategori Human Rights Promotor and Educator di Kantor Pathnership Gedung Surya Jakarta, Rabu, Inu juga mengaku pernah mendapat handphone dari Polda Jawa Barat.

"Polisi mengatakan, `anda pahlawan kami`, `anda kami beri handphone. Ini handphone dari polisi Polda. Saya tidak minta," katanya sambil mengeluarkan handphone dari saku celananya.

Inu juga menunjukkan foto istri yang berada di telepon gengamnya, sambil mengaku, dirinya belum mengetahui secara keseluruhan bagaimana mengoperasikan fasilitas dalam handphone tersebut.

"Ini keren, sampai saya tak bisa menggunakannya. Ada kamera, saya bisa foto mbak beda dengan handphone saya yang dulu yang harganya hanya Rp150 ribu," katanya sambil bersiul pendek.

Dalam acara penghargaan itu, Inu Kencana mengatakan, dirinya sangat menghormati dan berterimakasih atas penghargaan yang ia terima dan berharap bisa membuka tekanan bagi orang lemah serta menyuarakan hak asasi manusia.

"Seharusnya yang mendapat penghargaan ini adalah wartawan. Wartawan yang telah menuliskan kebenaran dan wartawan ang membongkar kasus STPDN," kata Inu masih memegang plakat yang baru ia terima didampingi Rosiana Silalahi.

Inu menegaskan, jika ada yang mengatakan dengan nada miring wartawan amplop, hal itu adalah oknum.

"Saya tahu wartawan cukup lelah, karena itu saya selalu tersenyum dengan wartawan," katanya.

Selain Inu Kencana, Lembaga Pembela Hak Asasi Manusia (LPHAM) juga memberikan penghargaan Human Rights Life Time Achievement untuk Munir yang diwakili oleh Koordinator Kontras Usman Hamid, dan Human Rights Campaigner untuk liputan 6 SCTV yang diterima Rosiana Silalahi.

Hadir dalam acara itu, Wakil Ketua MPR RI AM Fatwa, budayawan Mohammad Sobari, mantan-anggota Komnas HAM Asmara Nababan, Ketua Komnas HAM Abdul Hakim Garuda Nusantara, serta sejumlah aktivis dari Kontras dan LPHAM. (*/rsd)

KOMENTAR PEMBACA

DAPATKAN UANG DENGAN CARA MUDAH, BEBAS DARI KERUGIAN. DIJAMIN 100% BERHASIL (12-07-2007 17:09:53)
Pengen dapat uang dengan cara mudah?cukup 5 menit, dijamin 100% anda akan berhasil meraup dollar. bukan MLM atau sejenisnya. Klik disini http://www.AdBrite.PasarBisnis.Info?id=ndr_a