
Penempatan para prajurit dari pasukan the Blues and Royals, dimana pangeran berusia 22 tahun itu bertugas, akan dimulai dalam tujuh hari mendatang.
Namun Harry, seorang pemimpin kendaraan lapis baja, akan dikirim dalam tur enam bulan itu 'selambat mungkin' dalam rangka untuk 'menghindari bahaya', dan memberi kesempatan rekan-rekannya untuk memiliki pengalaman perang sebelum kedatangannya, kata harian itu.
Para kepala pertahanan belum memberikan tanggal pasti keberangkatan Harry, dan mereka telah mengatakan bahwa mereka ingin merahasiakan keberadaan Harry di zona perang serapat mungkin untuk menghindari munculnya ancaman dari para ekstrimis untuk membunuhnya.
"Jika semua pihak telah akrab dengan lingkungan barunya sebelum kedatangan Harry, maka mereka akan lebih tajam instingnya atas bahaya serangan tidak terduga," kata sumber dari militer pada The Sun.
"Apakah dia suka atau tidak, kepastian mengenai kedatangannya berarti dia harus menjalani perlakuan istimewa. Setiap orang dalam pasukan lelah mendengar mengenai penempatan Harry dan resiko atas dirinya dan apa artinya bagi kami semua."
Hal itu meliputi keinginan Harry, "untuk pergi ke sana dan mempratikkan apa yang telah dipelajarinya." Sekitar 12 orang prajurit Inggris terbunuh di Irak selatan pada April, yang menjadikan bulan itu sebagai bulan terburuk dalam catatan Inggris sejak akhir pendudukan pada 2003. Secara keseluruhan 147 prajurit Inggris telah meninggal di Irak. (*/erl)
Lihat Profil: Pangeran Harry