< >

Ibnu Rizal Korban Bakar Diri Ibunya Kondisinya Kritis

Jum'at, 04 Mei 2007 16:23
Kapanlagi.com - Ibnu Rizal (8) yang mengalami luka bakar akibat aksi `bakar diri` ibunya, Rafingah (30), Jumat, kondisinya kritis dan masih berada di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit dr Sardjito Yogyakarta.

Menurut dr Ishandono Dahlan dokter spesialis operasi plastik RS Sardjito, Jumat mengatakan, Ibnu mengalami luka bakar 90%, dan kondisinya kritis.

"Kami masih menunggu kondisinya stabil guna melakukan langkah-langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan perlunya dilakukan operasi bedah plastik terhadap anak itu," katanya.

Ibnu merupakan korban yang selamat dari kenekatan ibunya yang sengaja membakar diri bersama dua anaknya, seusai ibunya yaitu Rafingah cekcok dengan suaminya, Heri Susilo di rumahnya di Dusun Ngelo, Desa Sukoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat sekitar pukul 04.00 WIB.

Rafingah membakar diri bersama dua anaknya yakni Ibnu Rizal dan Asti Novit Akila (1). Rafingah dan Asti meninggal seketika di tempat kejadian, sedangkan Ibnu mengalami luka bakar cukup parah.

Kapolsek Ngaglik AKP Radiono mengatakan, dari keterangan beberapa saksi, kejadiannya bermula pada Jumat dinihari sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu Rafingah cekcok dengan suaminya, Heri Susilo.

Seusai cekcok, suaminya yang kesehariannya menjadi buruh di perusahaan mebel itu, langsung pergi ke rumah orangtuanya yang masih satu dusun dengan rumah korban.

Sedangkan Rafingah kemudian pergi ke rumah tetangganya yang berjualan bensin. Perempuan itu membeli bensin, kemudian kembali ke rumah dan bensin disiramkan di atas kasur di mana anaknya masih tidur di kasur itu.

Rafingah sendiri juga menyiramkan bensin ke tubuhnya, dan langsung ikut tiduran di kasur tersebut bersama anaknya, kemudian ia membakar kasur itu.

Ibnu Rizal anak korban sempat berteriak kesakitan akibat tubuhnya terbakar. Teriakan itu didengar Giarto adik Rafingah yang rumahnya berdekatan dengan rumah korban. Giarto langsung ke rumah kakaknya itu dan mendobrak pintu rumah agar bisa masuk ke dalam.

Sejumlah tetangga korban yang langsung berdatangan berusaha memberi pertolongan, tetapi Rafingah dan Asti anaknya tewas di tempat kejadian.

Sedangkan Ibnu Rizal yang mengalami luka bakar cukup parah langsung dibawa ke Rumah Sakit Panti Nugroho di Pakem, Sleman.

Sugiyat (60) tetangga korban mengatakan kehidupan rumah tangga pasangan Heri Susilo - Rafingah sehari-harinya biasa-biasa saja, dan tidak ada yang aneh.

Sukirman tetangga korban yang berjualan bensin mengatakan, korban membeli bensin dua botol, tetapi ia tidak menyangka kalau bensin itu akan digunakan untuk bakar diri.

Jenazah kedua korban bakar diri tersebut rencananya Jumat sore dimakamkan.

Sementara itu, Heri Susilo yang kesehariannya menjadi buruh di perusahaan mebel, saat ini masih shock, dan sempat pingsan atas kejadian tersebut. (*/cax)