< >

Stasiun Radio Irak Diserbu, Satu Orang Tewas

Jum'at, 04 Mei 2007 17:56
Kapanlagi.com - Puluhan pria bersenjata berat menyerbu satu stasiun radio independen di ibukota Irak, Baghdad, Kamis, menewaskan seorang penjaga, merusak peralatan dan membuat stasiun radio itu tak bisa mengudara, demikian keterangan pengawas media yang berpusat di AS.

Karim Yousef, penjabat Direktur Jenderal Radio Dijla di kabupaten Al-Jamia, mengatakan kepada Komite bagi Perlindungan Wartawan (CPJ) bahwa dua lagi penjaganya cedera selama serangan sekitar pukul 03:30 waktu setempat tersebut.

Yousef mengatakan beberapa pria bersenjata menduduki lantai pertama bangunan dan semua 25 pegawai stasiun radio itu melarikan diri ke lantai dua. Pria bersenjata tersebut memasang peledak, merusak peralatan siaran dan kemudian pergi sebelum pasukan keamanan Irak tiba.

"Serangan ini sungguh menakutkan, dan serangan terhadap wartawan Irak biasa terjadi. Serangan ini menggaris-bawahi bahaya tanpa akhir bagi insan pers di Irak," kata Direktur Pelaksana CPJ Joel Simon dalam suatu pernyataan.

Yousef mengatakan kepada CPJ bahwa beberapa pria bersenjata Kamis pagi juga berusaha menculik empat pegawai stasiun radio tersebut yang sedang dalam perjalanan ke tempat kerja.

"Kami bukan anggota ... partai politik atau aliran apa pun dan kami menerima semua suara rakyat Irak," kata Yousef kepada CPJ. "Kami meminta pemerintah beberapa kali untuk melindungi jalan, melindungi stasiun, tapi sayang tak ada hasilnya."

CPJ menyatakan itu bukan pertama kali Radio Dijla telah menjadi sasaran serangan.

Pada Maret, dua pegawai diculik saat mereka sedang dalam perjalanan ke tempat kerja dan sampai sekarang belum ditemukan.

Pada Desember, beberapa pria bersenjata membunuh seorang pegawai tak lama setelah ia meninggalkan rumahnya, dan seorang mantan penyiar stasiun radio itu diculik pada September. (*/cax)