Polisi hingga kini terus mencari sejumlah orang sebagai saksi yang diduga mengetahui soal ledakan itu, katanya, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat.
"Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkaran (TKP), mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan para saksi," ujarnya.
Menurut dia, kendati telah bekerja keras, namun belum ada titik terang soal pelaku peledakan termasuk kemungkinan keterlibatan kelompok lama dalam rangkaian ledakan itu.
Sebelumnya, satu granat meledak di halaman Masjid Al Fatah, Ambon, pukul 04.30 WIT, Rabu (2/5) pagi namun tidak ada korban jiwa dan kerusakan dalam peristiwa itu.
Selain itu ada pula ledakan granat di rumah Andre Gasper di Mardika, Maluku, Kamis (26/4) pukul 03.30 WIT, dan ledakan bom di Terminal Mardika, Maluku, Rabu (25/4) pukul 20.30 WIT.
Ledakan granat di rumah Andre tidak menimbulkan korban jiwa dan hanya sebagian rumah rusak sedangkan ledakan di Terminal Mardika mengakibatkan seorang luka berat dan delapan luka ringan. (*/rsd)