Penjualan Kupon Judi Togel Masih Marak

Kapanlagi.com - Penjualan kupon judi toto gelap (Togel) marak di sejumlah kecamatan di Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tangerang, Banten, dengan cara dari pintu ke pintu untuk pembeli yang sudah kenal pengedar.

Di Kecamatan Pakuhaji dan Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pengedar kupon dengan sengaja mendatangi rumah penduduk yang berminat membeli bila sudah mengenal.

Bagi pemesan kupon yang belum diketahui secara jelas alamat atau saudaranya, maka pengecer tidak mau membeli karena mereka khawatir ada petugas yang menyamar untuk menciduk.

Seperti yang terjadi di Desa Suryabahari, Kecamatan Pakuhaji, pengecer menjualnya kepada nelayan dan petani, termasuk pula di Desa Tanjung Kait Mauk.

Para petani yang telah panen akan didatangi oleh pengedar kupon itu dengan dalih penawaran sejumlah barang elekronik, seperti televisi maupun radio atau lemari es.

Biasanya pengedar menggunakan sepeda motor, namun mereka akan langsung menghilang apabila ada orang yang tidak dikenal untuk menawar atau memesan.

"Jika mau beli kupon togel harus melalui orang kampung yang sudah lama tinggal disini dengan cara menuliskan nomor yang mau dipasang," kata Sh (38) warga Desa Surya Bahari.

Namun begitu, warga lainnya mengharapkan kepada petugas agar dapat menciduk pengedar kupon tersebut karena dianggap dapat meresahkan.

Beberapa pekan lalu, sejumlah ulama di Kecamatan Mauk dan Pakuhaji memprotes keberadaan pengedar tersebut kepada DPRD setempat dan aparat kepolisian sektor Pakuhaji, tapi belum ditanggapi secara serius.

Bahkan warga meminta agar Kapolres Metro Tangerang dan Kapolsek Pakuhaji untuk menangkap pengedar dan bandar judi tersebut karena sering mendatangi penduduk atau nelayan setelah panen.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Suyudi AS, menciduk delapan pengedar togel di Kawasan Kecamatan Jatiuwung setelah dilakukan penyamaran beberapa pekan.

"Kami akan terus mengembangkan kasus kupon togel tersebut dengan menerjunkan beberapa petugas, agar tidak berkembang," katanya. (*/rsd)

©2003-2007 KapanLagi.com