< >

Taiwan Teken FTA Dengan El Salvador dan Honduras

Selasa, 08 Mei 2007 15:57
Kapanlagi.com - Taiwan telah menandatangani suatu perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan El Salvador dan Honduras guna memperluas hubungan dagang antara tiga negara , demikian Kantor Perdagangan Luar Negeri (BOFT) mentatakan, Selasa (08/05).

FTA Taiwan-El Salvador-Hinduras tersebut di tandatangani Senin di San Salvador, dan merupakan FTA keempat bagi Taiwan dengan negara-negara asing menyusul FTA dengan Panama, Guatemala dan Nicaragua. Sementaraa FTA trilateral pertama bagi Taiwan.

Perjanjian itu ditandatangani oleh Menteri Ekonomi Taiwan Chen Ruey-long, Menteri Ekonomi El Salvador Yolanda Gavidia dan Menteri Pembangunan, Industri dan Perdagangan Honduras, Elizabeth Azcona, kata BOFT dalam sebuah pernyataan.

Presiden Salvador Antonio Saca dan Presiden Honduras Manuel Zelaya menghadiri acara penandatanganan FTA tersebut.

FTA diharapkan akan belaku efektif 1 Januari 2008, setelah disetujui dalam parlemen tiga negara.

Ketika FTA itu berlaku efektif, maka sebanyak 3.590 jenis barang-barang dari Taiwan (57,1% barang Taiwan) akan menikmati bebas bea masuk ke El Salvador, sedangkan 5.688 jenis lainnya (64,4%) dari El Salvador akan menikmati perlakukan yang sama di Taiwan.

Setelah 10 tahun, angka%tase tersebut akan naik menjadi 65,4% untuk Taiwan dan 93,1% untuk El Salvador.

Selanjutnya sebanyak 3.881 jenis dari Tawian (61,9% barang-barang Taiwan akan menikmati bebas bea masuk ke Honduras, sedangkan 6.135 jenis (69,4%) dari Honduras akan menikmati perlakukan yang sama di Taiwan.

Setelah 10 tahun, angka-angka itu akan naik menjadi 70,3% untuk Taiwan dan 93% untuk Honduras.

Taiwan,El Salvador dan Honduras akan diuntungkan dari FTA tersebut di bidang industri, pertanian, telekomunikasi, keuangan dan investasi, demikian pernyataan BOFT.

FTA ini akan dipersiapkan sebagai pintu gerbang bagi barang-barang El Salvador dan Honduras memasuki pasar Asia yang lebih besar, dan bagi barang-barang Taiwan memasuki pasar-pasar Amerika Latin.

Taiwan juga mengadakan pembicaraan FTA dengan Republik Dominika, seperti Panama, Guatemala, Nicaragua, Al Salvador dan Honduras , merupakan di antara 25 negara yang mempunyai hubungan diplomatik dengan Taipei.

Hubungan diplomatik ke 15 dari 25 hubungan diplomatik di Amerika Latin, dan Taipei tengah mencoba menggunakan perdagangan untuk hubungan konsolidasi.

Taiwan juga sedang berupaya melakukan penandatanganan FTA dengan negara-negara yang tidak mengakui Taipei seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Singapura dan Chili, tetapi mereka sangat berhati-hati melakukannya, khawatir memancing kemarahan Cina, yang melihat Taiwan sebagai provinsi yang membangkang. (*/rit)