
"Saya khawatir kami bertiga kehabisan energi dan butuh isi ulang," kata pencabik bass, Barry Fratelli, seperti dikutip World Entertainment News baru-baru ini.
Namun, kelompok musik rock asal Skolandia yang berkibar di Inggris ini menyatakan akan kembali ke negeri Paman Sam untuk menggelar konser pada Juli, sekaligus mendukung konser reuni The Police.
The Fratellis menghentikan konser kelilingnya setelah tampil di Coachella Music Festival, California, padahal, sesuai jadwal mereka seharusnya meneruskan perjalanan ke Sacramento, Salt Lake City, Denver, dan Arizona.
"Kami suka konser dan bukan tipe yang suka membatalkan pertunjukan kecuali tidak punya pilihan lain. Sayangnya, itulah yang terjadi," kata Barry.
Keputusan itu membuat The Fratellis band ketiga dari Inggris yang membatalkan konser di Amerika Serikat, setelah sebelumnya Lily Allen dan Oasis melakukan hal serupa.
Meskipun Fratelli dalam bahasa Italia berarti bersaudara, Barry, Mince, dan Jon sebenarnya tidak berasal dari satu keluarga.
Barry bernama asli Barry Wallace, sementara Jon adalah John Lawler (vokal, gitar), dan Gordon McRory (drum, vokal latar) memakai nama Mince Fratelli.
Band ini meraih popularitas terutama pada 2006, setelah tabloid musik NME di Inggris menyebutnya sebagai 'Band Pendatang Baru Terbaik'.
Lagu-lagu The Fratellis yang mencetak hits di Inggris dan Amerika Serikat adalah HENRIETTA, FLATHEAD, CHELSEA DAGGER, BABY FRATELLI, dan WHISTLE FOR THE CHOIR, semua dari album Costello Music yang dirilis 11 September 2006.
Tahun ini, Barry, Mince, dan Jon juga meraih penghargaan 'The Best Breakthrough Act' di ajang Brit Awards. (*/boo)
Lihat Profil: Oasis, The Police, Lily Allen