Turunnya keuntungan itu, kata sumber perusahaan, karena salah satunya dari tingginya pajak yang dibayarkan kepada pemerintah.
Keuntungan bersih mencapai Sin$3,78 miliar setara dengan US$2,5 miliar AS, di mana pendapatan hasil operasi mencapai sekitar Sin$13,15 miliar, hanya berubah sedikit dari pendapatan tahun buku sebelumnya.
Pada kuartal keempat, khusus pada Maret,keuntungan bersih turun sampai 41,2 % menjadi 989 juta dolar sebagai dampak dari turunnya keuntungan tahun sebelumnya, kata sumber itu.
Dengan turunnya pendapatan dan naiknya pembayaran pajak tersebut, menjadikan keuntungan bersih menjadi turun sampai 9,2 % menjadi Sin$3,78 miliar, katanya.
Keuntungan dalam perkiraan tahun sebelumnya, perusahaan akan tumbuh sampai 7,9 % menjadi Sin$3,56 miliar sampai akhir tahun buku, yang berasal dari sumbangan operasional di beberapa wilayah, dimana penggunaan telpon bergerak naik 25,7 % menjadi Sin$2,07 miliar.
Jumlah keuntungan operasi di beberapa negara naik 43 %, dari sebelumnya naik 37 % pada periode sama tahun sebelumnya.
SingTel menyebutkan, keuntungan bersih dari hasil kerjasama dengan Australia tumbuh sampai 36 % sampai akhir tahun dan pada Maret tumbuh 11 %.
Keuntungan SingTel di kantor pusatnya di Singapure juga naik 15 % menjadi Sin$2,93 miliar dan pendapatan operasi menjadi Sin$4,21 miliar atau naik 1,5 %. (*/rsd)