Advertisement
 
Kamis, 10 Mei 2007 08:09
Beredar VCD Bergambar Nabi Muhammad di Cirebon
Kapanlagi.com - Satu peleton aparat Polresta Cirebon, Rabu, melakukan razia video compact disc (VCD) bajakan dengan cover seorang Arab yang bisa mengecohkan sebagai wajah Nabi Muhammad SAW, di sejumlah tempat lapak VCD di Kota Cirebon, namun tak satu keping VCD itu ditemukan, bahkan sebagian pedagang VCD tiba-tiba saja menghilang.

Aparat menyusuri Jalan Siliwangi sampai Toserba Asia dan memeriksa sejumlah keping VCD di lapak pedagang untuk menemukan VCD berjudul "Kisah Perjalanan Nabi Muhammad SAW", namun tak satupun pedagang menjual VCD tersebut,

Begitu bergerak ke Jalan Pasuketan dan Jalan Pekiringan, petugas hanya menemukan tiga lapak VCD, sementara sekitar belasan lapak pedagang yang biasanya mangkal di pinggiran toko itu juga tiba-tiba menghilang, demikian juga dua lapak pedagang di sekitar bekas Bioskop Paradise yang menyisakan gerobak kosong.

Kuat dugaan razia itu bocor, sebab begitu razia selesai sejumlah pedagang VCD di Jalan Pasuketan kembali menyusun VCD dan DVD dalam rak kayu mereka.

Yadi dan Iwan penjual VCD yang mangkal di depan Toserba Asia mengaku kebanjiran pesanan VCD tersebut, bahkan ada yang berani membeli dengan harga berlipat. Namun ia sendiri tidak menjual barang tersebut.

"Kalau biasanya VCD bajakan dihargai Rp5.000, para pemburu VCD itu berani membeli sampai Rp30 ribu," katanya

Menurut Kapolresta AKBP Drs Edison Sitorus, melalui Kabagops Kompol Mahyudin menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas beredarnya VCD tersebut.

"Razia VCD masih belum menemukan pedagang yang menjual VCD itu, tetapi kami akan berupaya menyelidiki apakah memang gambar VCD itu memenuhi unsur-unsur adanya pelanggaran pidana atau tidak," katanya.

Sementara itu, Ketua I MUI Kota Cirebon, KH Mahfud Bakri, didampingi sekretarisnya, Ustadz H Dede Muharam, kepada wartawan mengharapkan polisi untuk proaktif menindaklanjuti persoalan itu.

"Kami berharap polisi melakukan razia bukan di Kota Cirebon saja tetapi juga daerah lain. Karena tidak menutup kemungkinan, peredarannya sudah meluas ke seluruh Indonesia," katanya.

Dede Muharam juga meminta, razia serupa oleh kepolisian di kawasan Glodok yang disinyalir sebagai pusat peredaran VCD bajakan, apalagi penjual VCD yang bermasalah itu mengaku membeli dari kawasan Glodog Jakarta.

Menurut Dede, isi dari VCD tersebut tidak bermasalah karena semuanya benar dan sesuai dengan sejarah Islam, dan versi asli VCD tersebut sebenarnya berjudul Jazirah Nabi diproduksi oleh PT Merak Cipta Indo Kreasi.

Namun yang menjadi masalah gambar muka VCD tersebut memuat gambar orang Arab yang dapat mengelabui umat Islam sehingga bisa diinterpretasikan sebagai Nabi Muhammad SAW.

"VCD bajakan itu adalah episode kelima dari versi VCD asli berjudul Jazirah Nabi," katanya. (*/rsd)









 

©2003-2007 KapanLagi.com