Advertisement
 
Kamis, 10 Mei 2007 10:56
Bayi Prematur di Atas 500 Gram Dapat Dipertahankan Hidup
Kapanlagi.com - Bayi prematur yang memiliki berat lahir di atas 500 gram seharusnya dapat dipertahankan kelangsungan hidupnya karena batas prematur kritis adalah 500 gram dengan usia kandungan 24 minggu.

"Dengan penanganan yang tepat dan steril, bayi prematur memiliki kemungkinan hidup cukup tinggi dengan teknologi yang ada saat ini," kata guru besar departemen kesehatan anak Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia, Prof Dr Sudigdo Sastroasmoro SpA(K) di Yogyakarta, Kamis.

Jadi, kata dia, kelima bayi kembar prematur yang lahir di RS dr Sardjito (27/4) sebenarnya dapat diselamatkan dengan penanganan yang cermat berstandar internasional.

Di negara-negara maju bayi prematur kritis sering dapat diselamatkan. Namun meski dengan teknologi yang sama kemungkinan hidup bayi prematur kritis yang ditangani dokter-dokter di Indonesia masih di bawah 10 persen.

"Sebagai contoh, di Australia bayi yang berat lahirnya di bawah 500 gram dalam waktu 8 minggu dapat bertambah beratnya menjadi di atas 1000 gram," katanya.

Hal ini menjadi tantangan dunia kesehatan Indonesia khususnya bidang keperawatan untuk lebih cermat dalam menangani bayi prematur agar memiliki angka kelangsungan hidup yang tinggi.

Sudigdo mengatakan, kendala terbesar di Indonesia adalah kurangnya pengalaman dan kesiapan menghadapi kasus khusus seperti kelahiran prematur.

"Teknologi kedokteran adalah ilmu terapan, sehingga setiap dokter bukan hanya harus menguasai teori, tetapi lebih pada penerapan saat menghadapi pasien," katanya.

Dari berbagai kasus bayi prematur di Indonesia, kata Sudigdo, di Solo pernah ada kasus bayi dengan berat hanya 400 gram yang bisa diselamatkan karena usia kehamilannya cukup tua.

"Semakin lama usia kehamilan, maka semakin matang pula kondisi sistem organ bayi untuk menunjang kelangsungan hidupnya," katanya. (*/cax)









 

©2003-2007 KapanLagi.com