< >

Tamara Serang Rafli, Siap Tempuh Jalur Hukum

Jum'at, 11 Mei 2007 13:12
Kapanlagi.com - Konflik mantan pasangan artis cantik Tamara Bleszynski dengan Teuku Rafi Pasha kembali menghangat. Kali ini, Tamara menyorot pengasuhan Raffly yang gagal dalam mengasuh Rassya. Diketahui, sejak tinggal bersama Rafli, nila pelajaran Rassya anjlok.

"Padahal waktu dia tinggal dengan saya, nilainya selalu bagus. Saya akan menyurati kepala sekolah Rassya, apakah itu benar. Saya tidak mau Rassya memiliki nilai jelek," kata Tamara saat ditemui usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Kamis kemarin.

Tak sampai disitu, wanita berdarah Sunda-Polandia ini bakal menempuh jalur hukum jika Rafli kembali menghalang-halangi dirinya untuk bertemu anaknya itu. Pasalnya, setelah gagal dimediasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Tamara kembali melibatkan pemerhati anak, Kak Seto.

Tamara mengancam jika dalam kesempatan mediasi kali ini dirinya tak lagi menemui hasil dirinya segera menempuh jalur hukum dengan menempuh Peninjauan Kembali (PK).

"Langkah ini (pertemuan dengan Kak Seto-red) adalah yang terakhir kita lakukan. Setiap orang punya batas kesabaran. Dan ini sudah terlalu jauh. Kalau tidak berhasil juga kita akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan Rafly dan PK," kata kuasa hukum Tamara, Ferry Firman Nurwahyu.

Sejauh ini, masih kata Ferry, pihaknya masih beranggapan bahwa keinginan Tamara untuk bertemu anaknya sedikit dihalangi oleh Rafli. Padahal pihaknya ingin menyelesaikan persoalan ini dengan baik-baik. "Sebenarnya simpel. Kalau sudah dikasih bertemu dan mengasuh Rassya bersama, ya selesai. Tanpa dipersulit," kata Tamara. (kl/fia)

Lihat Profil: Tamara Bleszynski, Teuku Rafli Pasya


KOMENTAR PEMBACA

Abun Markowi (16-07-2007 20:56:24)
sebagai muslimah, lebih baik perseteruan dihentikan secara dhohir, cobalah mendekat kepada ILLAHI, sesungguhnya intuisi seorang ibu lebih kuat dari pada seorang bapa.
aliya (24-05-2007 15:53:07)
menurut gue ya, tamara adalah ibu yang egois. kamarin waktu mau cerai anaknya dibuat susah ketemu bapaknya trus setelah anaknya berada di tangan bapaknya dibuat susah ketemu ngak terima, dulu gimana saat hal itu menimpa bapaknya kan sama juga. udah deh mending ngertiin persaan anak, ngak usah yang namanya balik menuntut, tiap kali ada perceraian anak yang jadi korban. kasihan kan, kadang2 orang tua ngak pernah bisa mikirin anak. jangan mementingkan keegoisan masing2 donk?
zaldy (15-05-2007 08:16:26)
Rafly, Bijakasanalah sedikit, langkah yang anda ambil justru akan membuat anda negatif di mata publik, sulit sekali diterima dengan logika Rasya membenci dan enggan bertemu dengan ibunya kan? sebenarnya mudah kok, beri tamara kebebasan melaksanakan hak dan kewajiban nya memberikan kasih sayang ke rasya, beres khan..., toh hak asuh sudah jatuh ke tangan Rafly, sudah cukup khan? ga usah Rasya di dampingi pihak ke tiga seperti yussy fauziah yang ga jelas maksud dan tujuann nya apa, malah menambah rumit persoalan.
dan Yussy juga ga usah ngurusin Rasya karena tidak ada hak Rasya yang di langgar kan? lebih baik yussy ngurusin anak jalanan tuh yang memang ga ada yang ngurusin lagi...

Indri (14-05-2007 11:47:02)
Raffly, orang lain tdk sebodoh yg Anda bayangkan... jelas terlihat Rassya sangat bahagia bertemu ibunya. dendam yg Anda pendam jelas mengorbankan kebahagiaan anak Anda. Untuk itu Anda tak layak menyandang status sebagai ORANG TUA!!!
wita (14-05-2007 10:48:21)
Rafli, tiap hari kamu ngurusin anak terus, emang nya kamu ngga punya kerjaan yah, pantesan...

Galeri Foto Tamara Bleszynski
Tamara Bleszynski Gagal Temui Rassya
Rassya
Yussy Fauziah
Tamara Bleszynski Laporkan Ketua LSM Peduli Anak


Arsip Foto Tamara Bleszynski
202.jpg
201.jpg
200.jpg
199.jpg