< >

Fortinet Indonesia Pacu Pendapatan Hingga US$1Juta

Selasa, 15 Mei 2007 20:48
Kapanlagi.com - PT Computrindo Technology International sebagai distributor Fortinet di Indonesia menargetkan pemasukan sebesar US$1 juta pada 2007 ini.

"Kami menargetkan pemasukan US$1 juta untuk tahun 2007. Sebelumnya pada 2006, pemasukan dari pasar sebesar US$500 ribu," kata Ronny Christian, Team Leader Fortiner Product Specialist dari PT Computrade Technology International (CTI) yang merupakan distributor Fortinet di Indonesia di Jakarta, Selasa.

Sementara pelanggan Fortinet di Indonesia, kata Ronny, berjumlah lebih dari 100 pelanggan yang meliputi perusahaan dengan skala bisnis kecil sampai tingkat besar.

"Untuk tahun ini kita fokuskan untuk target utama adalah perusahaan-perusahaan besar atau enterprises, karena perusahaan besar menekankan keamanan data menjadi target utama," kata Ronny.

Dia melanjutkan pihaknya tidak hanya menjual produk Fortinet, akan tetapi lebih fokus untuk membantu sistem keamanan kliennya dengan menawarkan solusi-solusinya dengan kisaran yang luas dari network sampai pengguna (host/klien).

"Untuk pasar skala perusahaan besar ini, kita tidak mengfokuskan pada segmen tertentu. Pasar kita yaitu perbankan, telekomunikasi, manufaktur dan distribusi. Tinggal masalah skala perusahaan itu," kata Ronny.

Sementara Jeremy Andreas, Product Specialist PT Computrindo Technology Internasional (CTI) mengatakan perusahaan-perusahaan kecil dan menengah di Indonesia mendapatkan ancaman keamanan paling banyak berupa virus dan spam.

"Kalau perusahaan besar sudah aware dengan intruder (penyusup/pembobol). Masalah intruder ancaman utamanya sebenarnya adalah orang dalam," kata Jeremy.

Cyberthreat di Indonesia

Sementara itu Country Manager Fortiner untuk Singapura dan Emerging Market termasuk Indonesia dan Vietnam, Judhi Prasetyo mengatakan bahwa Indonesia sudah semakin maju dalam menghadapi cyberthreat atau berbagai ancaman yang datang melalui internet yang tercermin dari meningkatnya permintaan terhadap produk-produk Fortinet.

Dibandingkan dengan kuartal pertama tahun 2006, penjualan Fortiner pada periode yang sama tahun ini Indonesia menacapai peningkatan sebesar 49%, sedikit di atas Vietnam yang menigkat sekitar 42%.

Judhi mengatakan meskipun secara jumlah pemasukan masih berada di bawah Singapura, namun pencapaian ini dinilai menggembirakan mengingat perbedaan yang nyata antara Indonesia dan Singapura baik dari sisi infrastruktur maupun prioritas budget yang disediakan untuk investasi di bidang teknologi informasi. (*/rsd)