"Warga harus direlokasi ke tempat yang lebih tinggi agar musibah yang menimpa warga ini tidak terulang lagi," kata Gubernur Jawa Barat (Jabar) Danny Setiawan, saat melakukan peninjauan lokasi bencana di Kampung Rawakalong, Kelurahan/Kecamatan Pelabuhan Ratu, Senin.
Menurut dia, pemukiman warga yang berada di Kampung Rawakalong, Kampung Cemara dan Kampung Cipatuguran harus direlokasi ke dataran yang lebih tinggi, yakni di Tenjoresmi, Kecamatan Pelabuhan Ratu.
Ia mengatakan, Pemprov Jabar dan Pemkab Sukabumi akan mempersiapkan segala sesuatunya, seperti air bersih, listrik, infrastrukturnya.
Dikemukakannya bahwa mengenai dana untuk kepentingan itu, pihaknya akan berbagi bersama antara pemerintah pusat, Pemprov Jabar dan Pemkab Sukabumi, sedangkan mengenai kerusakan rumah milik warga, Pemrpov Jabar akan memberikan dana sebesar Rp200 juta, terutama untuk warga yang rumahnya hancur diterjang gelombang pasang.
Ia mengatakan, dari beberapa daerah di Jabar yang terkena gelombang pasang, seperti Sukabumi, Garut, Indramayu, Cirebon, dan Ciamis, yang paling parah tingkat kerusakannya adalah di Pelabuhan Ratu (Sukabumi) dan Garut.
"Kami akan memberikan bantuan juga kepada korban bencana gelombang pasang di daerah Jabar lainnya," kata Danny Setiawan, seraya menambahkan bahwa pihaknya belum mengetahui akan mengeluarkan dana berapa, karena kerusakannya belum seluruhnya diinventarisir.
Di tempat yang sama, Bupati Sukabumi, Sukmawijaya mengatakan, pihaknya akan merelokasi pemukiman warga yang berada di pinggir pantai Pelabuhan Ratu, namun tidak semua warga akan direlokasi.
"Untuk sementara diutamakan warga yang rumahnya hancur, dan secara bertahap seluruh warga di pinggir pantai akan direlokasi," katanya. (*/cax)