< >

Rapor Bank Umum di Jatim 'Merah'

Selasa, 22 Mei 2007 14:29
Kapanlagi.com - Berdasarkan penilaian Bank Indonesia (BI), bank-bank umum di Jatim saat ini masuk kategori "merah" karena Loan Deposit Ratio (LDR) bank-bank tersebut tersebut sebagian besar disimpan di Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

"LDR bank umum di Jawa Timur masih mendapat rapor merah," kata Pemimpin BI Kantor Surabaya, Lucky Fathul Aziz disela peluncuran Layanan Syariah Channeling Bank Danamon di Surabaya, Selasa (22/05).

Menurut dia, sektor pembiayaan kredit, bank umum di Jatim menyalurkan Rp 78 triliun, sedangkan bank syariah baru 10%.

Sementara pengelolaan dana secara total dari bank umum mencapai Rp123 triliun dan bank syariah menyumbang 9,9%.

Kendati begitu, LDR bank umum di Jatim masih mendapat rapor merah, karena semua dana bank umum disimpan di SBI yakni mencapai Rp8,9 triliun. Sedangkan LDR Syariah di Jatim sebesar 104%.

Karena itu, dengan dibukanya layanan syariah Office Channeling di Jatim, diharapkan makin memperkuat posisi bank syariah.

Lucky mengatakan, Jatim hingga kini berada di peringkat empat dalam pengembangan Bank Syariah setelah Jateng, Jabar dan Sumatera Utara.

Hingga kuartal I/2007, jumlah bank di Jatim yang mengembangkan divisi syariah sebanyak tiga bank dengan 45 kantor cabang. Total aset bank syariah sebesar Rp1,3 triliun dengan market share 1,1% dibandingkan 10 bank umum yang beraset Rp132 triliun.

Dalam kesempatan sebelumnya Dr Arie M Moorduto dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) mengemukakan, berdasarkan angka statistik, pemahaman mayoritas penduduk muslim tentang bank syariah dan produknya masih rendah.

Ia mencontohkan, di Jatim penduduk muslim 97%, sementara yang memahami syariah baik produk dan jasa bank syariah baru 10%.

"Berdasarkan angka statistik tersebut, perlu ada sosialiasi dan sistemik supaya masyarakat paham. Bank syariah bisa menunjang ekonomi nasional karena sistem bank syariah lebih ke sektor riil," ucapnya. (*/rit)