< >

Sidang Lanjutan Alda Hadirkan Dua Saksi Ahli

Kamis, 24 Mei 2007 16:27
Kapanlagi.com - Sidang lanjutan kasus meninggalnya Alda Risma dengan terdakwa Ferry Surya Perkasa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (24/5) menghadirkan dua saksi ahli, Dr Dulhamer Syamsul – spesialis forensic dan Dr Arif Hari Martono Marsaban – spesialis kimia, keduanya dari Rumah Sakit Cipto Mangkukususumo Jakarta.

Dalam kesaksiannya Dr Dulhamer Syamsul menyatakan bahwa kematian Alda Risma disebabkan adanya gangguan ginjal yang diakibatkan oleh zat-zat yang mengandung psikotropika.

"Dari hasil forensic, korban merupakan pemakai lama, ini bisa dilihat dari dalam ginjal korban terdapat kandungan A vitamin dan psikotropika, ecstasy dan shabu-shabu," terang Dr Dulhamer tanpa bermaksud menghakimi korban.

Sementara dari saksi ahli lainnya, Dr Arif Hari Martono Marsaban diketahui bahwa suntikan yang terdapat dalam tubuh korban seharusnya hanya bisa dilakukan oleh dokter anestasi di luar itu tidak diperbolehkan. "Mengenai obat Propol dan Alekost, Milez dan Diazetin tidak dapat dijual disembarang tempat, apotik juga tidak. Dan ketika Ferry menunjukkan adanya anastesi jelas bahwa ini satu penyimpangan," ujar Dr Arif.

Dari keterangan tersebut terdakwa Ferry merasa kaget dan membantah dengan keterangan saksi ahli. Sepengetahuannya tidak ada jenis morfin yang digunakan. "Saat di kamar tidak ada obat anestesi, kalau Alda menggunakan sendiri tidak tahu karena saya tertidur," bantah terdakwa.

Dengan demikian persidangan kesaksian ini merupakan sidang yang kesekian kalinya dari perkiraan sidang yang akan memakan waktu empat bulan ke depan. (kl/wwn)

Lihat Profil: Alda Risma


KOMENTAR PEMBACA

mira (02-06-2007 19:24:20)
Kalau menurut saya sich.... emang kematian Alda sudah harus begitu.
Dan setiap akibat pasti ada sebab, karena kematian dia di selimuti misteri....tinggal yang berwenang mengungkapnya.
Menurut saya lagi, ibunya Alda juga turut berperan dengan apa yang terjadi dengan anaknya.
Dia bukan ibu yang baik dan bertanggung jawab.
Dan menurut saya lagi dia menyesali kematian Alda karena tidak mengalir lagi uang ke dalam sakunya.
Dan untuk orang yang menentukan hukum, jangan meutupi kesalahan seseorang hanya karena rupiah dan mas batangan karena itu hutang anda yang akan di tagih nanti.
Dan untuk Ferry, jika dia sengaja menghilangkan nyawa Alda. Berarti dengan ajaran yang dia peluk sekarang membenarkan pembunuhan terhadap orang lain.
Wallahua'lam.... Auk ah....gelap

frengky (29-05-2007 04:43:18)
klu dipikirkan kembali.. sang almarhum kenapa bisa ada kontent morfin di dalam badanya.. Bukan nya morfin adalah sejenis obat yg bantu penahan sakit yg kuat? karena keingat, sang almarhum pernah mengalamin celakaan mobile yg cukup para dan serious juga menjalanin operasi banyak yg bersar. apakah sang almarhum bisa berposessi obat sejenis morfin itu. Krna ada kemunkinan masih ada sisa obat dari dulu. Tetapi pas kemarin lagi susah tidur, kepikir obat itu bisa bantu cepat ketiduran, kali..?

Galeri Foto Alda Risma
Ferry Surya
Kasus Pembunuhan Alda Risma
Sidang Perdana Ferry Surya Perkasa
Ferry Surya Perkasa


Arsip Foto Alda Risma
002.jpg
001.jpg