Laporan polisi yang diterima, Kamis, korban Aman tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit sebelum mendapatkan perawatan, sedangkan kedua pelaku anak dan bapak Rabu malam (30/5) berhasil diamankan kepolisian setempat.
Kejadian itu bermula dari pertengkaran antara korban dengan orangtua pelaku Rojali masalah sengketa tanah mereka yang tidak pernah selesai.
Dalam pertengkaran tersebut sempat terjadi adu fisik, karena melihat orangtuanya berkelahi, pelaku Junaidi yang melihat kejadian itu langsung mengambil sebilah parang dan membacokkan ke bagian leher korban hingga nyaris putus.
Kasus pembunuhan akibat sengketa tanah tersebut masih dalam penyidikan polisi. (*/cax)