
"Syukur aku bisa kembali ke Indonesia. Meski kalah aku tetap bahagia bisa mengikuti kontes Miss Universe," ucapnya.
Dijelaskan Agni, selama di Meksiko banyak pengalaman yang bisa ia pelajari. Mulai dari cara pakaian, cara menjaga penampilan sampai pada bicara. Agni kecewa karena ia tidak masuk dalam 20 besar, namun ia bangga karena pemenangnya dari kawasan Asia. "Aku sudah berusaha tampil maksimal. Tapi itulah hasilnya. Untungnya pemenangnya dari Asia," kata Agni.
Menurutnya, saat audisi di Meksiko, wanita Asia banyak mendapatkan sorotan, termasuk dari Indonesia. Ternyata wanita Asia bisa bersaing dengan wanita di dunia, baik dari kecantikan dan kecerdasan. "Kami dari Asia merasa ada kebanggan dengan prestasi itu. Ke depannya Asia tidak akan di pandang kecil oleh dunia," sergahnya.
Ada satu kekecewaan yang membuat Agni menangis selama di Meksiko. Ia kehilangan laptop kesayangan yang selama ini menemaninya. Laptop bagi Agni bagaikan sebuah nyawa yang sangat berharga. "Aku menangis karena laptopku hilang. Aku selalu berkomunikasi dengan keluarga dengan laptop," katanya. (kl/iin)
Lihat Profil: Agni Pratistha
Paragraf terakhir mengada-ada tuh.
Agni gak kehilangan laptop di Meksiko. Laptopnya hanya nyelip, dan sudah ditemukan lagi. Jadi gak hilang.