Waspadai Pemanasan Global, Ratusan Mahasiswa Unair Adakan Demo
Kapanlagi.com - Sekitar 100 mahasiswa dari BEM Fakultas Kedokteran, Himpunan Mahasiswa Biologi dan Keluarga Mahasiswa Unair, melakukan aksi demo di depan Gedung Negara Grahadi, Sabtu (2/6), meminta masyarakat mewaspadai pemanasan global.Mahasiswa memprotes berdirinya rumah kaca dan pembangunan yang tidak ramah lingkungan, sehingga mengancam kelangsungan hidup bumi dan makhluk hidup. Dalam aksi protesnya, selain membentang puluhan poster bernada protes, mereka juga membawa kursi dengan diberi knalpot sepeda motor, sepeda serta kipas tangan. Beberapa poster yang mereka bawa diantaranya berbunyi 'Surabaya semakin panas, Bumi sesak nafas', dan 'Yang mulia penghasil polusi, Pemanasan global perusak lingkungan'. Koordinator aksi, Aris Hairubbi, mengatakan kursi digambarkan sebagai simbol kekuasaan yang tidak lagi mampu membela kepentingan lingkungan hidup dengan banyak berdirinya industri yang tidak ramah lingkungan. Kendati aksi yang dilakukan mahasiswa ini hanya dibibir trotoar, namun teatrikal yang dilakukan mahasiswa menarik perhatian ratusan pengendara yang melaju di depan Gedung Grahadi. Lebih lanjut Aris menambahkan, kegiatan pembangunan yang merusak lingkungan antara lain penambangan dan ekploitasi yang jelas-jelas merusak lingkungan. "Negara nampaknya tidak peduli dengan ancaman kerusakan lingkungan. Padahal dampak eksploitasi jelas-jelas sangat besar terhadap kerusakan lingkungan," katanya. Sebagai kampanye terhadap ancaman pemanasan global, ratusan mahasiswa Unair ini menawarkan sarana bebas polusi dengan membawa sepeda dayung dan kipas tangan. "Lebih baik kembali mengunakan sarana masa lalu, jika memang itu jawaban yang aman bagi keberlangsungan lingkungan,"terangnya. Ratusan ahasiswa Unair ini menuding munculnya pemanasan global dikarenakan tidak ada lagi manusia yang menghargai pentingnya lingkungan. Sehingga banyak berdiri bangunan yang merusak lingkungan akibat kebijakan yang serakah. (*/boo) |