< >

Sejumlah Investor Siap Garap Ladang Gas Lumpur Berambai

Minggu, 03 Juni 2007 13:20
Kapanlagi.com - Sejumlah investor dari luar maupun dalam negeri siap menggarap ladang gas Lumpur Berambai, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, setelah rekomendasi Dirjen Minyak Bumi dan Gas dan badan geologi menyatakan kandungan gas di daerah tersebut cukup besar.

Wakil Kepala Dinas Pertambangan Kalsel Haryo Dharma, Minggu (3/6), mengungkapkan, dari hasil rapat yang dilakukan Sabtu (2/6) lalu, Dirjen Minyak Bumi dan Gas serta badan geologi menyatakan bahwa kandungan gas di Lumpur Berambai sangat layak untuk diteliti lebih mendalam.

Rekomendasi tersebut, tambahnya, telah dikirimkan kepada Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro untuk ditindaklanjuti guna menggali lebih detail kandungan gas di Lumpur Berambai. Menurutnya, gas yang keluar bersamaan dengan lumpur yang bergolak tersebut merupakan gas yang terperangkap sehingga perlu dicari sumber gasnya.

Mencari sumber gas yang diinginkan, tambahnya, perlu biaya cukup besar yang tidak mungkin dibiayai oleh pemerintah sehingga diperlukan pihak ketiga yang akan menggarapnya. Kini, sejumlah investor telah mengajukan proposal untuk melakukan investasi di Kabupaten Batola untuk mencari sumber gas yang cukup besar tersebut.

"Cukup banyak investor yang ingin menggarap ladang gas Lumpur Berambai, namun hingga saat ini pemerintah pusat belum menunjuk salah satu dari mereka, mungkin masih dilakukan seleksi yang ketat," katanya.

Tentang langkah yang akan diambil daerah, tambah, pihaknya belum mengetahui secara pasti, mengingat rapat baru saja selesai dilaksanakan, dan hasilnya belum dilaporkan ke Kadis Pertambangan Kalsel maupun Gubernur.

"Saya kan baru bersiap akan pulang ke Kalsel, jadi bagaimana selanjutnya akan kita laporkan hasilnya dulu, namun demikian biasanya kalau persoalan tambang gas, langsung ditangani kementerian ESDM," tambahnya.

Sebelumnya, warga Kecamatan Berambai geger dengan ditemukannya, lumpur yang bergolak saat salah seorang warga akan membuat sumur di belakang rumahnya.

Setelah dilakukan penelitian, ternyata lumpur tersebut mengandung gas bumi yang cukup besar. Kabar adanya lumpur yang bergolak menyebar dengan cepat sehingga menjadi tontotonan ratusan warga yang setiap hari datang dari berbagai daerah.

Wakil Gubernur Kalsel Rosehan NB, juga menyatakan, bila lumpur tersebut mengandung gas, Kabupaten Batola yang selama ini merupakan kabupaten minim PAD, bisa menjadi kabupaten yang kaya raya. (*/boo)