"Andi belum mengonfirmasikan kepada kami mengapa ia tidak memenuhi undangan dan Kaharuddin memberi kabar sedang berada di Aceh," kata Ketua TPF Rusdi Taher di Jakarta, Senin (11/06), didampingi Mafirion, IGK Manila, dan Syarif Bastaman.
Sedianya TPF akan memeriksa Andi, sopir Ketua Komisi Disiplin PSSI Togar Manahan Nero yang juga menjadi tersangka, di lantai lima Hotel Century pada pukul 13.00 WIB sementara Kaharuddin dijadwalkan satu jam setelahnya.
Andi adalah orang yang disebut Asisten Manajer Penajam Medan Jaya (PMJ) Arismen Bermawi sebagai penerima cek Rp100 juta darinya pada 12 April 2007 di Hotel Century Jakarta.
PMJ mengungkapkan uang tersebut mereka berikan atas permintaan Togar dan Kaharuddin agar mereka bisa mengikuti kompetisi divisi satu musim 2007 setelah pada musim sebelumnya Komdis mendegradasi mereka ke divisi dua karena dua kali mangkir dari pertandingan.
Rusdi menyatakan TPF akan menjadwal ulang pemeriksaan terhadap Andi dan Kaharuddin namun belum menentukan waktunya.
Mengenai perkembangan pemeriksaan mereka terhadap kasus tersebut, Rusdi mengatakan TPF belum bisa mengungkapkan hasilnya karena pertimbangan etika.
"Tapi kami mulai menemukan benang merahnya dan percayalah, kami tidak akan menutup-nutupi pekerjaan kami. Pada saatnya akan kami umumkan," jelasnya.
Sementara itu TPF telah menjadwalkan pemeriksaan Togar pada Senin (11/6) pukul 16.00.
Sekretaris TPF Mafirion menyatakan jadwal pemeriksaan Togar sampai saat ini belum berubah.
"Jadwalnya tetap jam 16.00 nanti dan tempatnya juga tetap di sini (lantai lima Hotel Century)," kata Mafirion. (*/lpk)