"Setelah mendengar paparan dan program pelatih H. Solihin, kami yakin tim ini dengan mulus menuju papan tengah klasemen," kata Sekretaris Persikota Drs Syahril kepada ANTARA di Tangerang, Senin.
Pernyataan tersebut sehubungan tim berseragam kuning-biru itu saat ini berada di peringkat papan bawah klasemen sementara, setelah melakukan 17 kali bertanding pada putaran pertama LI 2007.
Berbagai persiapan berupa latihan fisik dan mental pemain sudah dilakukan untuk menghadapi putaran kedua LI yang akan dilanjutkan awal Agustus 2007 mendatang.
Tim berjuluk "Jawara Benteng" itu terpuruk berada pada papan bawah ketika dilatih oleh Mundari Karya dan dia menetapkan sejumlah pemain yang kinerjanya tidak maksimal.
Namun begitu, untuk putaran lanjutan tersebut, para pemain telah diberikan instruksi dan latihan rutin pada dua tempat berbeda di lapangan Panarup dan Kebon Sukun Tangerang.
Pihak manajemen Persikota telah banyak belajar dari kesalahan dan mengambil hikmah dari putaran pertama sehingga untuk massa mendatang optimis lebih baik.
Menurut dia, mantan pelatih "saudara tua" Persita itu memiliki program untuk memajukan sepakbola karena memiliki konsep yang baik dan dapat diterapkan bagi pemain lokal maupun asing.
Sementara itu, ditempat terpisah, Ketua Umum Persikota H. Wahidin Halim mengatakan, seleksi terhadap pemain harus dilakukan secara ketat agar tidak kecolongan seperti merekrut pemain asing asal Afrika Batoum Roger pada putaran pertama.
Pelatih hanya melihat penampilan awal pemain tersebut dalam latihan, tanpa adanya seleksi yang ketat dari pelatih, sehingga terkecoh setelah dikontrak.
Walau demikian, untuk menghindari tersebut, tentunya diperlukan kerja keras dan maksimal dari pemain, pengurus maupun pendukung memberikan semangat ketika pertandingan di kandang sendiri maupun di stadion lain.
Sedangkan tim yang bermarkas di Stadion Benteng Tangerang itu mendapatkan dana dari pihak Pemkot Tangerang dari pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2007 sebesar Rp8,5 miliar. (*/lpk)