PM China: Upaya Pendinginan Ekonomi Direncanakan
Kapanlagi.com - Sejumlah langkah baru sedang direncanakan untuk mendinginkan perekonomian China, kata Perdana Menteri (PM) China Wen Jiabao dalam komentar yang dipublikasikan Kamis, di tengah data baru yang membingungkan yang menunjukkan pertumbuhan sangat berbahaya.Kebijakan moneter harus "diketatkan secara wajar" guna menjamin pertumbuhan ekonomi yang stabil, kata Wen dalam pertemuan kabinet China, Dewan Negara, Rabu, menurut kantor berita pemerintah Xinhua. Wen menyoroti susplus perdagangan China, produksi industrial dan inflasi sebagai tiga wilayah utama perhatian. Data resmi yang disiarkan pada Senin menunjukkan surplus perdagangan China melonjak menjadi 22,45 miliar dolar AS pada naik, naik 73 persen dari setahun sebelumnya. "Negara akan terus menyesuaikan potongan ekspor dan tarif terhadap item tertentu selain mengeluarkan kebijakan baru yang meningkatkan untuk mendorong impor dalam upaya menangani surplus perdagangan yang mendaki," kata Xinhua mengutip Wen. Pada Selasa, pemerintah merilis statistik yang menunjukkan tingkat inflasi China lompat menjadi 3,4 persen pada Mei, di atas target pemerintah yang sebesar 3,0 persen, dengan kenaikan tajam pada harga pangan menjadi penyebab utama. Untuk menangani inflasi yang meningkat, Wen berjanji untuk menstabilkan harga pangan dengan menjamin pasokan pangan mencukupi dan meningkatkan pengawasan mutu pangan. Wen juga mengatakan masalah kelebihan likuiditas di pasar modal perlu ditangani. "Langkah-langkah keuangan, fiskal dan pajak harus digunakan untuk memandu arus modal. Bakal banyak saluran bagi arus modal keluar dan untuk pemanfaatan devisa," katanya. Pemerintah telah menaikkan tingkat suku bunga dua kali pada tahun ini dan meningkatkan jumlah uang di bank yang harus ditahan sebagai cadangan lima kali lipat dalam upaya untuk memperlambat ekonomi yang tumbuh memanaskan sebesar 11,1 persen pada kuartal pertama. Pada saat bersamaan, upaya tersebut dimaksudkan untuk mendinginkan pasar modal namun hal itu membutuhkan bea materai tiga kali lipat atas transaksi saham pada akhir Mei untuk memaksa pemberhentian transaksi. (*/rit) |