< >

Manajer Persebaya Lobi BLI Segera Sahkan Ballah

Kamis, 14 Juni 2007 13:24
Kapanlagi.com - Manajer Persebaya Lilik Soehartojo melakukan lobi kepada petinggi Badan Liga Sepakbola Indonesia (BLI) agar secepatnya mengesahkan Anthony Jommah Ballah, sebelum laga Copa Indonesia 2007 melawan Deltras Sidoarjo, Sabtu (16/6).

Informasi yang diperoleh di Surabaya, Kamis, menyebutkan Lilik Soehartojo dipanggil PSSI ke Jakarta untuk dimintai keterangan dan klarifikasi soal kepemimpinan wasit Yesayas Lestaluhu yang memimpin partai Persebaya lawan Deltras di pertemuan babak 32 besar Copa Indonesia di Surabaya, Minggu (10/6) lalu.

Yesayas dinilai tidak tegas memimpin pertandingan yang disiarkan langsung salah satu televisi swasta dan banyak merugikan tuan rumah Persebaya.

Di sela-sela kedatangannya ke Sekretariat PSSI itu, Lilik Soehartojo akan menemui petinggi BLI untuk menyelesaikan pendaftaran Ballah.

"Sekalian saja, mumpung saya ke Jakarta, masalah Ballah akan dituntaskan. Persyaratan pendaftaran Ballah sudah dikirim, tinggal pengesahan saja," kata Lilik.

Ia berharap status mantan gelandang serang Arema Malang itu bisa tuntas paling lambat Sabtu (16/6) pagi. "Kalau bisa selesai hari ini atau Jumat (15/6), malah lebih baik sehingga ada kepastian Ballah bisa diturunkan," tegasnya.

Lilik menegaskan kehadiran Ballah di tim sangat dibutuhkan untuk mengejar target kemenangan di kandang Deltras, setelah di pertemuan pertama hanya mampu bermain imbang 1-1.

Dalam sesi latihan jelang laga tersebut, pelatih Persebaya Suhatman Iman juga telah menempatkan Ballah pada tim inti yang akan diturunkan menghadapi Deltras di "second leg" nanti.

"Saya sudah dapat sinyal kalau Ballah siap diturunkan, jadi dia sudah saya coba main di tim inti. Nantinya, Adinaldo (stopper asal Brasil) yang akan diistirahatkan," tambahnya.

Menurut mantan pelatih PSP Padang ini, tidak ada pilihan lain bagi anak asuhnya untuk tampil menyerang dan memenangkan pertandingan, jika ingin lolos ke putaran 16 besar.

"Tidak ada pilihan lain kecuali harus menang. To be or not to be, kalah satu gol atau sepuluh gol sama saja artinya kita tersingkir, kecuali bisa seri 2-2," tegas Suhatman.

"Mudah-mudahan kehadiran Ballah bisa membantu kinerja lini depan," ujar mantan pemain nasional era 70-an itu. (*/cax)