Korban tewas terdiri dari seorang buruh dan seorang bayi, kata laporan itu. Belasan polisi juga dilaporkan cidera.
Penambangan Casapalca memberhentikan 100 buruh bulan lalu. Kepala Kabinet Jorge Del Castillo menuduh keputusan manajemen penambangan itu merupakan "penyelewengan". Namun menurutnya, keputusan pemilik penambangan itu tidak membenarkan protes berdarah para buruh tersebut.
Saat ini, 10.000 bus, truk dan kendaraan lainnya terperangkap kemacetan akibat blokade jalan oleh para demonstran.
Disebutkan, manajemen penambangan itu menolak meninjau kembali keputusan pemberhentian para buruh tesebut. (*/boo)