< >

Kredit Revitaslisasi Perkebunan, BI Kucurkan Dana Rp2,6 T

Sabtu, 16 Juni 2007 18:19
Kapanlagi.com - Bank Indonesia akan mengucurkan dana kredit revitalisasi perkebunan untuk perusahaan perkebunan besar swasta nasional di Jambi senilai Rp2,6 triliun. Gubernur Bank Indonesia dijadwalkan berkunjung pekan ini ke Jambi untuk merealisasikan kredit revitalisasi sebagai pengganti kredit pola KPPA yang dibatalkan itu, kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Ir Ali Lubis di Jambi, Sabtu (16/6).

Beberapa perusahaan perkebunan di Jambi yang akan mendapatkan suntikan dana kredit BI itu antara lain PTPN VI Jambi-Sumatera Barat yang mengelola sejumlah perkebunan komoditi kelapa sawit, karet, dan teh. Serta perkebunan inti kepala sawit dan pengelola minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) PT Kresna Sekernan.

Suntikan dana kredit untuk modal pengembangan usaha perkebunan sebagai bentuk kepedulian bank sentral tersebut memperkuat basis ekonomi rakyat di sektor perkebunan. Masyarakat Indonesia yang 60 persen bekerja di bidang perkebunan sudah saatnya kini diperhatikan dengan meningkatkan produktifitas dan aneka produk perkebunan untuk meningkatkan pemasukan devisa dan kesejahteraan rakyat.

Provinsi Jambi selama ini dominan mengembangkan komoditi karet dan kelapa sawit dan kini telah menjadi andalan ekspor nasional. Misalnya luas perkebunan karet rakyat dan inti 132.000 ha, namun sebagian besar harus diremajakan karena berusia tua (karet tua) yang kurang produktif. Sedang perkebuanan inti dan plasma kelapa sawit hinggi kini terus berkembang yaitu mencapai 420.000 ha. (*/boo)