Konser Tompi di JAF 2007 Buat Penonton 'Ketagihan'
Kapanlagi.com - Penampilan penyanyi Tompi bersama Groovology dalam Jakarta Anniversary Festival 2007 di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Minggu malam (17/6) membuat penonton "ketagihan".Bagaimana tidak, Tompi malam itu tak hanya menyanyi, namun juga berdialog, berbagi cerita dan pengalaman konsernya di sejumlah daerah, menyisipkan pesan-pesan edukatif. Dan uniknya semua itu disampaikan tidak dengan gaya bicara, namun dilagukan. Tak heran ketika Tompi berpamitan di lagu ke delapan, anak-anak, dewasa, hingga orang tua kompak berteriak memintanya menambah satu-dua lagu lagi. Tampil selama 1,5 jam, Tompi menyanyikan delapan lagu yang diambil dari album T dan PLAYFUL, diantaranya Selalu Denganmu, Balonku, Aku Tak Mau, Jangan Engkau Ganggu Cintaku, serta yang selalu ditunggu penonton dan mendapat sambutan paling meriah adalah Salahkah. Konser dalam rangka menyambut Ulang Tahun Kota Jakarta ke-480 ini memang terasa sangat berbeda dibandingkan konser-konser Tompi sebelumnya. Sebelum mengawali lagu pertamanya, Tompi juga mengatakan pada penonton bahwa ia akan membawakan konsep yang berbeda. "Performa malam ini akan sedikit berbeda dibandingkan konser yang biasanya," ujar Tompi seraya menyanyikan lagu pertama Can You Feel The Music ?. Pemilik nama lengkap Teuku Adi Fitrian ini mengaku selalu menerapkan konsep yang berbeda dalam penampilannya. "Penyanyi dalam sebuah konser tidak hanya menyanyi dan berkomunikasi dengan penonton, tapi juga memberi edukasi, dan menjaga agar hubungan penyanyi, kelompok musik, dan penonton tetap terjaga," ujar Tompi yang malam itu mengenakan kemeja dan dasi putih, dipadu jas dan celana panjang biru jins, tak lupa topi bundar warna putih menjadi pemanis penampilannya. Beberapa penonton mengakui penampilan Tompi bersama kelompok Groovology sangat maksimal. Namun mereka menyayangkan konser ini hanya 1,5 jam . "Konsepnya bagus, dia juga menyampaikan pesan edukatif tentang pentingnya melafalkan kata dengan benar dalam sebuah lagu, ini yang tidak dilakukan penyanyi lain," kata seorang penonton, Dwi Ratna (28). Komentar lain diungkapkan Prasetya (30), terutama tentang kurangnya publikasi acara konser dan pihak panitia JAF 2007 yang sulit dihubungi untuk pemesanan tiket. Tompi, seperti halnya para penonton juga menyesalkan kurangnya promosi acara JAF 2007, padahal acara semacam ini sangat menarik karena menampilkan berbagai kesenian dari dalam dan luar negeri. Di akhir acara, sejumlah penonton yang masih "ketagihan" dengan penampilan Tompi lantas menyerbu ke belakang panggung untuk berfoto dan meminta tanda tangan. Sayangnya usai konser, Tompi lantas menuju ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk mengerjakan beberapa tugasnya sebagai dokter. "Ada operasi pasien, jadi harus buru-buru ke rumah sakit," ujar sang istri, Arti.(*/erl) |