
Hal ini tercermin dari pernyataan penasehat hukum keluarga Pangky – Ferry Juan di Sekretariatan FBR, Minggu (17/6), "Sampai saat ini kami belum menerima surat tersebut. Kalau Nia ingin melakukan eksekusi pada tanggal 20 Juni bertepatan dengan hari ulang tahunnya itu urusan Nia. Yang berhak melakukan eksekusi adalah pengadilan, di luar itu berarti liar."
Pangky sendiri tidak ingin mengomentari hal ini lebih lanjut. Baginya kedatangannya bersama Andre ke FBR bukan karena meminta backing apabila eksekusi dilakukan. "Saya tidak ingin berbicara masalah itu. Kedatangan kami karena undangan dari FBR untuk silaturahmi dan kami merasa terhormat," ujarnya.
Sementara mantan suami Nia – Andre melihat permasalahan yang dihadapinya sudah melebar karena ada banyak provokasi. Andre bahkan mempersilahkan seandainya Nia sebagai ibunya Alika ingin menemui. "Sebenarnya permasalahan ini bisa diselesaikan kami berdua," ujarnya. Tapi Andre menyayangkan sampai saat ini komunikasinya dengan Nia terputus."
Kalau ditilik kembali, sebenarnya keinginan Nia pada hari ulang tahunnya hanya bisa didampingi Alika. Mengenai masalah eksekusi sendiri Nia sampai saat ini belum tahu waktu yang ditentukan pengadilan. Hanya saja seperti yang pernah disarankan Aries Merdeka Sirait dari Komnas Perlindungan Anak, untuk sesegera mungkin Andre menyerahkan Alika secara sukarela kepada Nia. "Jangan diulur sampai eksekusi karena bisa berdampak pada psikologis anak, dan Alika juga punya hati walau masih balita," ujar Aries beberapa waktu lalu.(kl/wwn)
Lihat Profil: Pangky Suwito
dari dulu ga tau knpa ga suka aja ma yanti
sebagai org tua seharusnya pangky jadi penengah antara anak
bwt mba yati...anda jg seorang ibu...bagaimana klo ini terjadi pada anda?...
sy jg seorang ibu yg mengalami nasib yg sama sprti nia...tlng klo mba yati dan mas pangky msh pnya hati nurani kembalikan alika kpda ibunya.....
Nih panky suwito gak takut karma apa ya berani-beraninya misahin anak sama ibunya. Apapun alasannya, penky dan istrinya gak berhak menghalangi alika kembali ke ibunya. Apalagi Ferry Juan sontoloyo itu. Dia pikir smua pengadilan bisa dia sogok kayak kasus dia sama zarimah itu apa. Bodoh!
ga punya hati yah....
pernah punya anak kecil ga sihhhhh....koq tega misahin mamanya sama anaknya...
kasihan bgt anaknya....