Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Rahim Soekasah sadar akan hal itu sehingga ia menyatakan siap berdiskusi dengan klub mengenai pemanggilan pemain mereka bila jumlah pemain dari klub tersebut lebih dari dua orang.
"Berdasarkan peraturan PSSI, jika hanya dua pemain dari klub itu yang dipanggil masuk tim nasional maka klub tersebut tetap harus ikut kompetisi, tetapi kalau lebih, kami akan bernegosiasi," ujar mantan manajer klub Pelita Jaya Purwakarta itu di Jakarta, Senin (18/06).
Rahim menjelaskan hal tersebut berkaitan dengan program pelatnas yang akan dijalani oleh timnas U-23 Indonesia sebagai persiapan menjalani SEA Games 2007.
Target masuk final yang ditetapkan untuk timnas sepak bola Indonesia pada ajang multi-event tersebut tentunya membuat BTN harus mempersiapkan tim dengan maksimal. Program pelatnas jangka panjang pun kembali menjadi pilihan mereka.
Untuk itu BTN akan memanggil sekitar 30 pemain guna mengikuti program pelatnas yang menurut rencana dimulai pada pertengahan Agustus, sekaligus persiapan menghadapi turnamen Merdeka Games di Malaysia yang akan dijadikan sebagai ajang pemanasan.
Rahim mengungkapkan ada dua klub yang kemungkinan lebih dari dua pemainnya akan dipanggil untuk mengikuti pelatnas, yaitu Persipura Jayapura dan Persmin Minahasa.
Dari Persipura ada Cornelis Kaimu, Immanuel Wanggai, dan Ricardo Salampessy, sementara dari Persmin ada Siswanto, Hendra Ridwan dan Zulkifli Syukur
Untuk itu, ia menyatakan telah berbicara dengan perwakilan kedua tim dan disepakati bahwa kedua klub boleh memanggil satu pemainnya jika dianggap sangat perlu.
"Oleh karena itu saya meminta kedua tim memberikan jadwal pertandingan mereka dan menentukan mana pertandingan yang dianggap penting, serta siapa pemain yang mereka butuhkan untuk laga tersebut. Tapi, demi asas keadilan dengan tim lain, hanya satu pemain yang bisa mereka panggil pulang," tutur Rahim.
Lebih lanjut ia menjelaskan untuk Merdeka Games, BTN hanya akan membawa 18 pemain yang kemudian dipulangkan setelah turnamen itu usai.
Program pelatnas SEA Games sendiri kemungkinan besar dimulai pada pertengahan September hingga SEA Games usai dan, jelas Rahim, pada Oktober semua pemain yang terpilih sebagai anggota tim inti, sudah tidak diperbolehkan memperkuat klubnya.
"Memang SEA Games baru resmi dibuka pada Desember tetapi cabang sepak bola akan memulai kompetisinya lebih dulu sehingga pada 26 November, timnas harus sudah berada di bangkok. Jadi kami harus melakukan pelatnas lebih cepat," jelasnya.
Sementara itu asisten manajer Persipura Iwan Nazarudin mengatakan penyelesaian seperti itu sepertinya memang jalan yang terbaik bagi kedua belah pihak.
"Kami tetap memegang komitmen kami untuk membantu timnas namun kami juga membutuhkan pemain tersebut. Jadi saya pikir jalan itu memang yang terbaik," ujar Iwan, yang juga harus kehilangan striker terbaik sekaligus topskor putaran pertama Liga Indonesia 2007, Boaz Salossa, selama lima bulan ke depan karena cedera saat membela timnas.(*/lpk)