< >

Lima Program UKM Dukung Impres No 6 Tahun 2007

Selasa, 19 Juni 2007 19:27
Kapanlagi.com - Kementerian Negara Koperasi dan UKM memfokuskan pada lima program pokok untuk mendukung pelaksanaan paket kebijakan ekonomi yang tertuang dalam Inpres Nomor 6 tahun 2007 tentang Kebijakan Percepatan Pengembangan Sektor Riil dan Pemberdayaan UMKM.

"Dalam kebijakan itu ada 141 tindakan dan kalau dipilah-pilah program yang telah ada di Kemenkop telah dipetakan sejak lama menjadi lima program," kata Kepala Biro Perencanaan dan Data, Kemenkop dan UKM, Meliadi Sembiring, di Jakarta, Selasa.

Lima program yang menjadi fokus kementerian tersebut adalah, sertifikasi tanah, "Business Development Service (BDS) provider", pemberdayaan koperasi civitas akademika, prospek mandiri, dan percepatan RUU UMKM.

Pihaknya telah bekerja sama dengan BPN dan menyatakan akan segera membantu kepemilikan sertifikat bagi UMKM agar memiliki agunan untuk memperoleh kredit dari bank.

"Intinya kami akan bantu untuk mengurus sertifikatnya," katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan bekerja sama dengan sejumlah departemen terkait termasuk Departemen Pendidikan Nasional dan perguruan tinggi.

Ia mengatakan, akan segera melakukan penataan amalgamasi termasuk perkoperasian di kalangan civitas akademika di perguruan tinggi seluruh Indonesia.

"Arahnya adalah civitas akademika, bukan seperti dulu yang hanya Kopma atau koperasi mahasiswa tetapi lebih luas lagi," katanya.

Dalam segmen prospek mandiri, katanya, terkait dengan sistem rekrutmen lulusan perguruan tinggi agar dapat menyerap tenaga kerja secara langsung.

Kemenkop dan UKM juga tengah mendorong agar RUU UMKM terselesaikan Desember tahun ini.

"Sebenarnya kelima program tersebut bukan hal baru bagi kami," katanya.

Hingga 2006 realisasi pencapaian target unit usaha baru di seluruh Indonesia sebanyak 436.233 unit atau sekitar 32,34% dari yang ditargetkan sebesar 1.348.772 unit.

Dari 2006 hingga 2009, Kementerian menargetkan akan tumbuh unit usaha baru sekitar 5.200.760 unit.

Sedangkan, realisasi pencapaian target koperasi berkualitas telah jauh melebihi target setahun, yaitu sebesar 26.434 unit koperasi berkualitas di seluruh Indonesia pada 2006 dari target sebesar 22.380 unit. (*/rsd)