Pada agenda sidang yang digelar Selasa (19/6) di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Jl. Awalludin II No. 2, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Halimah yang datang didampingi pengacaranya Leliani Santosa, SH tetap menyatakan keinginannya untuk mengarungi rumahtangga dengan Bambang. Ibu tiga anak ini beralasan kalau rumah tangga mereka masih dapat diperbaiki lagi. Namun sebaliknya dengan Bambang, pria yang kecantol dengan penyanyi Mayangsari ini tetap keukeuh untuk menceraikan Halimah.
Hakim Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Drs. Nurheri, SH yang memimpin mediasi antara Bambang dan Halimah memberikan waktu 13 hari kepada Bambang sebagai pemohon cerai untuk memikirkan kembali niatnya untuk menggugat istrinya tersebut.
Sementara itu di luar sidang puluhan wartawan yang sejak pagi telah menunggu kedatangan pasangan yang terancam cerai ini nampak kecewa karena sidang ternyata dilaksanakan secara tertutup. Padahal para pewarta hiburan ini berharap dapat mengikuti persidangan cerai anggota keluarga Cendana tersebut.
Kekecewaan para pewarta ini semakin bertambah terutama pewarta foto karena ketatnya pengamanan yang dilakukan baik oleh pihak keamanan dalam (kamdal) ataupun kepolisian tapi banyaknya pengawal yang dibawa oleh Halimah dan Bambang membuat para pewarta foto tidak mendapat akses untuk mengabadikan Halimah dan Bambang.
Puluhan pria bersafari dan berkepala cepak nampak mengelilingi Halimah demikian juga yang terjadi pada Bambang. Bakan pengawal yang dibawa Bambang jumlahnya jauh lebih banyak dari istrinya.
Yang menarik dari sidang kali ini adalah kedatangan puluhan ibu-ibu dari majelis taklim Lembaga kajian Al Quran yang datang untuk memberikan dukungan pada Halimah agar tetap tabah dan tetap menolak untuk diceraikan Bambang.
"Bu Halimah, tabah ya.., jangan mau kalau disuruh teken surat cerai," demikian teriakan para ibu berkerudung ini. Begitupun saat Bambang datang para ibu-ibu ini mengingatkan Boss Bimantara ini agar tidak menceraikan istri tuanya tersebut, "Pak Bambang jangan bercerai ya, ingat istri tua Pak ! Ceraikan saja Mayang. Mayang jablay," begitulah pekikan para ibu-ibu pengajian yang memberi dukungan moral pada Halimah.
Keinginan para ibu-ibu pengajian yang bercampur dengan warga sekitar agar rumah tangga Halimah-Bambang tidak bubar nampak ironis dengan sikap keras Bambang yang tetap ngotot menceraikan istri tuanya tersebut.
Namun peluang damai masih tetap terbuka karena kabar yang berkembang Pak Harto tidak merestui gugatan cerai yang dilayangkan oleh salah satu putranya tersebut dan dimediatori oleh putri sulung mantan penguasa Orde Baru, Siti Hardiyanti Rukmana atau biasa disapa Mbak Tutut akan digelar pertemuan untuk menggagalkan niat Bambang untuk menceraikan menantu kesayangan Pak Harto tersebut. (kl/wwn)
dasar mayang itu mang g' da laki2 laen p?......
BuHalimah kl mayang pake susuk pengasihan dll yg sakti ibu jg hrs pny "ilmu" yg di atasx dy,berusaha trs pake cr apapun(ttp yg di-Ridhoi o/ yg DiATAS)agr suami kembali dlm pelukan smg ibu di beri ketabahan dlm cobaan ini, diberi kemudahan,cpt slesai persoalnx. Amin......
Charie (03-07-2007 09:48:37)
bawa harga diri elu.
Toto (26-06-2007 07:23:13)
saryzaky (22-06-2007 12:26:24)
zahraa (22-06-2007 12:00:37)
betul juga kata Fahmi,kalau BB kurang Suharto aja sekalian di pelet..khan bisa kaya tujuh turunan tuh. Dasar Mayang Lonte, anak Sinden..kalo nyinden yg bener aja deh he..he..
ani (22-06-2007 11:43:52)








