< >

China Akan Kurangi Pajak Ekspor 2.831 Komoditi

Rabu, 20 Juni 2007 16:21
Kapanlagi.com - Pemerintah China melalui Kementrian Keuangan, mengumumkan mulai 1 Juli 2007 akan memotong atau menurunkan pajak ekspor sebanyak 2.831 komoditi yang jumlahnya mencapai 37% dari total jumlah produk yang terdaftar di ketentuan yang kena pajak bea cukai.

"Langkah itu merupakan seuatu rangkaian upaya untuk menekan pertumbuhan ekspor yang terlalu besar dan menurunkan perselisihan antara China dengan sejumlah mitra dagangnya," demikian Kementrian Keuangan dalam laporannya, di Beijing, Selasa.

Pemerintah akan menurunkan pajak ekspor kepada 553 komoditi yang dinilai memiliki "tingkat polusi dan penggunaan energi yang besar" seperti garam, semen, dan gas alam cair.

Sementara penurunan pajak ekspor kepada sejumlah 2.268 komoditi dilakukan sebagai upaya untuk "mengurangi adanya perselisihan perdagangan".

Pemerintah, kata laporan Kementrian keuangan, juga akan memotong pajak ekspor sepuluh komoditi seperti kacang tanah, kain kanvas, kayu untuk mengukir serta stempel.

Penurunan pajak ekspor yang baru itu akan memiliki lima tingkata, yaitu sebesar 17%, 13%, 11%, 9%, dan 5%.

Kementrian Keuangan menyebutkan, biaya produksi sebanyak 2.831 komoditi dengan adanya penurunan pajak ekspor diharapkan akan bisa meningkat sehingga akan mampu memberikan insentif bagi investasi untuk lebih memiliki nilai tambah yang besar dan berteknologi tinggi.

Sementara untuk jangka panjang, langkah baru itu akan mampu membantu negara dalam melakukan upaya mengembangkan perekonomian yang berkelanjutan.

Data Bea Cukai setempat menunjukkan bahwa sejak Januari hingga Mei 2007, China mengalami surplus perdagangan sebesar US$86 miliar, naik 83% dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Sejumlah ahli mengemukakan melonjaknya ekspor telah meningkatkan likuiditas di pasar domestik dan menambah tekanan terhadap mata uang yuan. (*/cax)