< >

Perkembangan Bank Syariah di Jatim Menggembirakan

Rabu, 20 Juni 2007 21:38
Kapanlagi.com - Bank syariah di Jatim dilihat dari aset, dana yang dihimpun dan pembiayaan yang disalurkan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Kepala Bidang Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Surabaya, Benny Siswanto, di Surabaya, Rabu (20/06), menjelaskan, aset bank syariah di Jatim meningkat 29,61%(year on year/y-o-y), pembiayaan yang disalurkan meningkat 28,10% (y-o-y) dan dana yang dihimpun naik 36,34% (y-o-y).

Menurut dia, preferensi bank syariah untuk menyalurkan pembiayaan untuk kredit konsumsi menguat, terlihat dari pertumbuhannya mencapai 89,61% (y-o-y).

Sedangkan pembiayaan produktif berupa modal kerja tumbuh 12,72% (y-o-y) dan pembiayaan investasi hanya tumbuh 5,10% (y-o-y).

Ia menduga, peningkatan pembiayaan konsumsi terkait dengan kapasitas pembiayaan bank syariah yang umumnya belum terlalu tinggi dan tingkat kerumitan proses relatif rendah.

"Fungsi intermediasi yang tercermin dari rasio Financing to eposit Ratio (FDR), tetap tinggi, sekitar 105,69%," ujarnya.

Sementara itu, Non Performing Financing (NPF), meski ada kecenderungan meningkat, tapi masih berada pada kisaran aman.

Lebih lanjut Benny mengungkapkan, guna mempercepat perkembangan perbankan syariah, BI telah menyempurnakan kebijakan pengembangan jaringan layanan syariah melalui Layanan Syariah (LS) atau Office Channeling (OC).

Sebelumnya, penerapan LS hanya diperbolehkan jika unit usaha syariah suatu bank konvensional memiliki kantor cabang syariah di wilayah kerja Kantor BI (KBI) yang sama.

Setelah penyempurnaan, unit usaha syariah dapat menerapkan LS di seluruh kantor cabang dan cabang pembantu bank induk konvensionalnya pada propinsi yang sama atau wilayah kerja KBI yang sama.(*/lpk)