< >

Aset Bank Syariah di Jatim Naik 29,61%

Kamis, 21 Juni 2007 09:52
Kapanlagi.com - Pertumbuhan aset perbankan syariah di Jawa Timur hingga April 2007 mencapai Rp1,706 triliun atau meningkat sekitar 29,61% dibanding periode sama 2006 yang baru Rp1,316 triliun.

Demikian data perkembangan bank syariah di Jatim yang dirilis Kantor Bank Indonesia Surabaya dan disampaikan kepada wartawan di Surabaya, Kamis.

Sejak Januari hingga April 2007, pertumbuhan aset perbankan syariah terus mengalami peningkatan cukup signifikan.

Pada Januari 2007, aset bank syariah di Jatim sekitar Rp1,587 triliun dan meningkat menjadi Rp1,63 triliun pada Februari. Sementara pada Maret 2007, aset itu kembali tumbuh mencapai Rp1,695 triliun.

"Perbankan syariah di Jatim menunjukkan perkembangan menggembirakan, baik dari sisi aset, dana yang dihimpun dan pembiayaan yang disalurkan," kata Kepala Bidang Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Surabaya, Benny Siswanto.

Dari sisi dana pihak ketiga yang dihimpun bank syariah, baik giro, deposito maupun tabungan, hingga April 2007 angkanya mencapai Rp1,357 triliun lebih atau naik sekitar 36,34% dibanding April 2006 dengan jumlah Rp995,5 miliar.

Sedang pembiayaan yang disalurkan hingga April 2007 lebih kurang Rp1,392 triliun atau tumbuh sekitar 28,1% dibanding periode sama 2006.

Menurut Benny Siswanto, preferensi pembiayaan untuk kredit konsumsi makin kuat dengan pertumbuhan sekitar 89,61%, sedang pembiayaan modal kerja hanya tumbuh 12,72% dan pembiayaan investasi 5,1%.

"Meningkatnya pembiayaan konsumsi berkaitan erat dengan kapasitas pembiayaan bank syariah yang umumnya belum terlalu tinggi dan tingkat kerumitan proses yang relatif rendah," jelas Benny.

Ia menambahkan, Bank Indonesia telah menyempurnakan kebijakan pengembangan jaringan layanan syariah melalui Layanan Syariah atau "office channeling" sejak awal Mei 2007, dalam upaya meningkatkan perkembangan bank tersebut. (*/rit)