"Sebagai orang PSSI saya terikat peraturan organisasi, apalagi jika orang yang berbicara (tentang dirinya) adalah orang sepak bola juga. Jadi saya harus keluar (dari PSSI) biar tidak terikat," ujar Togar, yang ditemui setelah Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengumumkan pengunduran dirinya, di Jakarta, Rabu.
Ucapan Togar tersebut berkaitan dengan kasus dugaan suap sebesar Rp100 juta dari klub Penajam Medan Jaya yang dituduhkan padanya dan anggota Komite Eksekuti (exco) Kaharuddin Syah.
Ia mengakui kasus tersebut sangat mengganggu dirinya, terlebih karena ia tidak bisa melakukan tindak hukum apapun sebab aturan PSSI menegaskan masalah dalam tubuh organisasi harus diselesaikan secara internal.
"Sebuah kerugian jika masalah seperti itu (suap) diselesaikan secara internal," tukas pria yang telah delapan tahun berkiprah di organisasi sepak bola Indonesia itu.
Namun, meski telah menjadi "orang bebas", ia menyatakan tidak akan melakukan tindakan hukum apapun terhadap mereka yang memojokkan dirinya sebelum dia mundur dari PSSI.
"Tapi mulai saat ini, saya akan bertindak jika ada yang berkata tidak benar soal saya," tegasnya.
Mengenai pengunduran dirinya, ia mengaku sudah lama surat pengunduran diri itu namun menunggu moment yang tepat.
"Saat ini pemeriksaan TPF (Tim Pencari Fakta) sudah selesai, jadi saya pikir momennya sudah tepat," jelasnya.
Tentang hasil pemeriksaan TPF, ia menyatakan akan menerima apapun hasil pemeriksaan tim yang dipimpin Rusdi Taher tersebut.
"Saya telah memberikan keterangan kepada mereka dan saya rasa tim itu diisi oleh orang-orang yang kompeten. Saya akan terima apapun hasil keputusan mereka, termasuk jika diberi sanksi organisasi," ujar Togar.
Namun ia menolak jika sikap pasrahnya itu diartikan sebagai pengakuan bersalah.
"Saya yang tahu mana yang benar," tegas Togar.
Tetap urus sepak bola
Setelah keluar dari PSSI, ia mengatakan akan tetap terlibat dalam pengembangan sepak bola Indonesia.
"Saya belum tahu bentuknya seperti apa tetapi sepertinya saya akan melakukan semacam penelitian untuk meningkatkan prestasi sepak bola nasional," jelas Togar.
Ia mengatakan tidak berpikir untuk kembali lagi ke PSSI jika ternyata TPF membuktikan dirinya tidak bersalah dalam kasus tersebut.
"Berbuat untuk sepak bola bisa di mana saja. Nanti mungkin hasil pemikiran saya itu akan disampaikan kepada PSSI," kata Togar. (*/cax)
smua masyarakat jga tau lu cari kekayaan di pssi makanya bola kita ga maju
ehhhh togar takut lo mundur dari PSSI jgn pemain aja dihukum lo jg harus dihukum makanya klu meng hukum pemaian hrs teliti jgn pemain yg ga salah lo hukum sekarang lo kena hukum karma ingat lo orang yg disuap