"Saya optimis Persipal bisa balas atas kekalahan 1-2 dari Persisam pada pertandingan tandang beberapa waktu lalu," katanya di Palu, Kamis. Mantan striker Persipal di era 70-80an itu mengatakan telah menyiapkan strategi khusus untuk memetik kemenangan dari kesebelasan asal Kaltim yang kini menduduki peringkat atas klasemen sementara Grup IV Divisi I. Ia enggan mengatakan strategi dimaksud, kecuali menyatakan materi pemain tetap sama seperti pada pertandingan dengan Mitra Kukar Kartanegara yang berakhir dengan kericuan penonton. Hanya saja, lanjut dia, pada pertandingan menghadapi Persisam, striker asing asal Georgia, Barry Hadi, kemungkinan besar akan diturunkan. Pemain asing yang haus gol itu tidak diturunkan saat menghadapi Mitra Kukar, sebab belum pulih betul dari cidera.
"Sekarang cideranya sudah semakin membaik dan mudah-mudahan bisa tampil maksimal selama pertandingan 90 menit," ujar Paduai. Menurut dia, tidak ada jalan lain bagi tuan rumah Persipal, selain harus mampu memangkan pertandingan ini, sebab jika kalah lagi peluang degradasi semakin besar. Ia mengatakan, pada laga kandang kedua ini, Persipal akan bermain all out dengan formasi 4-4-2, sama seperti ketika menghadapi Mitra Kukar. Sebenarnya Persipal bisa memetik kemenangan besar saat menjamu Mitra Kukar, seandainya semua peluang emas tersebut dapat diselesaikan dengan baik oleh para pemain di lini depan. Dia menambahkan, jika pemain Persipal tampil dalam kondisi prima dan mampu menjalankan istruksi pelatih, niscaya kita dapat memetik kemenangan pada pertandingan tersebut. Persipal sendiri di ajang sepakbola nasional bukan merupakan peserta baru. Namun tim asal Provinsi Sulteng ini hanya bolak-balik saja di Divisi III-II dan I. Pada musim kompetisi Divisi I Ligina 2007, Persipal mencoba menerobos masuk ke Divisi Utama tahun depan. (*/cax)