Nakata menyatakan mundur menyususl Piala Dunia 2006, namun pesepakbola berusia 30 tahun itu bersiap untuk akan bermain untuk sebuah pertandingan World XI melawan China di Hongkong pada 1 Juli, dan merupakan pertandingan keduanya.
"Saya tidak tahu mengapa Nakata mundur, mungkin itu berhubungan dengan kekecewaan Piala Dunia, tapi saya akan tetap membuka pintu bagi dia," kata Osim.
Nakata membuat penampilan terakhirnya yang ke-77 untuk Jepang saat timnya dikalahkan Brazil 1-4 di Jerman. Dia terjatuh dan menangis setelah pertandingan dan saat itu juga dia mengumumkan mundur dari sepakbola.
"Nakata adalah seorang bintang, dia punya nama besar dan itu dia tinggalkan, mengapa dia harus mengambil resiko? dia bermain di tiga Piala Dunia tapi tidak berharap karirnya merosot untuk selanjutnya," tambah Osim.
"Dia sudah bermain untuk Roma tapi kemudian dia pindah ke klub yang tidak terkenal di Italia, setelah dia pindah ke Inggris, dia melakukan sesuatu untuk Jepang dan berhenti pada saat dia masih pada tingkat tinggi," katanya.
Nakata kembali ke lapangan untuk pertandingan amal yang dibuat oleh Luis Figo di Lisabon awal bulan ini dan juga bergabung dengan pertandingan lainnya.
Menurut Osim kembalinya Nakata akan mendorong sepakbola Jepang tapi menyatakan mantan pemain tengah Bolton Wanderers itu harus berjuang untuk mendapatkan tempatnya.
"Dia masih muda," kata pelatih asal Bosnia berusia 66 tahun itu.
"Jika dia bermain seperti biasanya, di Eropa atau di Jepang, maka akan ada ruang baginya di tim Jepang, tapi saya tidak akan mempertimbangkan nama besarnya," katanya.
"Tapi saya pikir saya akan membuka sedikit pintu bagi Nakata," tambahnya. (*/lpk)