Direktur Sumber Daya Manusia PLN Djuanda Nugraha Ibrahim di Jakarta, Kamis mengatakan, obligasi tersebut akan digunakan membiayai pembangunan PLTU 10.000 MW.
"Saat ini, Direktur Keuangan PLN (Parno Isworo) sedang melakukan road show di Boston, AS guna rencana penerbitan global bond itu," katanya.
Menurut dia, penerbitan "global bond" tersebut merupakan kedua kalinya setelah tahun lalu juga berhasil menerbitkan obligasi senilai sama yakni satu miliar dolar AS.
Ia mengatakan, pada penerbitan global bond pertama senilai satu miliar dolar AS tersebut terdapat kelebihan permintaan hingga 600%.
"Karenanya, kami optimis penerbitan global bond kedua senilai satu miliar dolar AS dapat berjalan sukses," katanya. (*/rsd)