< >

Harga Minyak Turun Tipis di Asia Menyusul Aksi Mogok di Nigeria

Jum'at, 22 Juni 2007 12:22
Kapanlagi.com - Harga minyak dibuka melemah di pasar Asia, Jumat, akibat pelaku pasar menunggu apakah aksi mogok massa di produsen minyak Afrika, Nigeria akan mempengaruhi pasokan.

Pada 0305 GMT, kontrak minyak jenis "light sweet" untuk pengiriman Agustus turun delapan sen menjadi US$68,57 per barel dari US$68,65 pada akhir perdagangan di AS.

Sedangkan minyak jenis "Brent North Sea" untuk pengiriman Agustus turun satu sen pada US$70,21.

"Pasar minyak terus mengawasi kondisi di Nigeria untuk melihat apakah pengaruh mogok massa di sana, jika ada, pada pasokan minyak dunia," ungkap Commonwealth Bank of Australia. "Pasar tampaknya percaya bahwa aksi itu tidak akan berpengaruh signifikan pada pasokan minyak."

Partai Nigeria Labour Congress (NLC) dan Partai Trade Union Congress (TUC) memulai aksi pada Rabu setelah pemerintah Nigeria menolak menurunkan harga BBM di tingkat pengecer (pom bensin).

Dengan produksi minyak dan ekspor yang tidak terpengaruh sementara ini, Para serikat pekerja meminta anggota mereka untuk membuat "pasukan kepatuhan" untuk memastikan bahwa mereka berhasil mencapai tujuan melumpuhkan ekonomi.

Pasar memperoleh berita bagus dari laporan bahwa cadangan bensin AS meningkat pekan lalu yang cukup menggembirakan di tengah musim liburan di konsumen energi terbesar di dunia itu.

Cadangan bensin AS naik 1,8 juta barel hingga 15 Juni, lebih tinggi dari prediksi pasar 1,2 juta barel, sedangkan cadangan minyak mentah mencapai 6,9 juta barel, demikian ungkap Departemen Energi AS. (*/cax)