Cedera Tulang Rusuk Li Na Mundur dari Wimbledon

Kapanlagi.com - Pupus sudah harapan Li Na untuk mengulangi sejarah di turnamen tenis Wimbledon karena petenis nomor satu China harus mundur karena mengalami cedera tulang rusuk.

Tahun lalu, Li Na mengukir sejarah sebagai petenis putri pertama China yang berhasil melangkah sampai babak perempat-final Wimbledon.

Sementara itu rekan senegaranya Zheng Jie dan Yan Zi juga telah menorehkan sejarah karena untuk pertama kalinya tampil sebagai juara di nomor ganda putri.

Namun Li maupun Zheng akhir-akhir ini sering didera cedera yang lebih banyak disebabkan oleh karena mereka dipaksa untuk mengikuti turnamen sebanyak-banyak untuk menaikkan jumlah point menjelang Olimpiade Beijing 2008.

Zheng dipastikan juga akan absen di Wimbledon setelah mengalami cedera pergelangan kaki, sementara petenis peringkat dua Cina Peng Shuai, juga mengalami nasib serupa.

Sebelumnya, gangguan cedera para perutnya telah mengganggu penampilan Li di lapangan tanah liat dan akibatnya, ia hanya bertahan sampai babak ketiga Perancis Terbuka.

Pengunduran diri Li dari Wimbledon dipastikan akan membuat kecewa Asosiasi Tenis China karena mereka sangat berharap kepada petenis yang berada di daftar unggulan ke-18 itu.

Tempat yang ditinggalkan Li akan diisi oleh petenis asal Perancis, Alize Cornet.

Masalah yang dihadapi petenis putri China tersebut sekaligus meredupkan harapan benua Asia untuk melihat kiprah wakil mereka di turnamen tenis paling bergengsi itu.

Di bagian putra, harapan kepada Paradorn Srichapan juga sudah hilang karena petenis Thailand itu masih belum pulih dari cedera pergelangan tangan yang membuatnya harus istirahat sejak Maret lalu.

Kondisi tersebut membuat Srichaphan dibatasi untuk hanya mengikuti paling banyak enam turnamen sepanjang tahun ini. Akibatnya, peringkatnya menukik ke posisi 158 dunia.

Petenis nomor satu Asia saat ini adalah Lee Hyung-Taik asal Korea Selatan, tapi prestasinya pun tidak pernah lebih dari babak kedua di Wimbledon. Tahun lalu ia hanya sempat merepotkan juara 2002 Lleyton Hewitt melalui pertarungan lima set.

Diluar petenis China, harapan Asia berada di pundak petenis Jepang Ai Sugiyama yang akan tampil di Wimbledon untuk ke-15 kalinya.

Harapan lainnya adalah Sania Mirza asal India. (*/lpk)

©2003-2007 KapanLagi.com