Di reli yang berlangsung di perkebunan Gorbus Aek Nauli dan Huta Tonga, sekitar 265 km selatan Medan itu, sedangkan tangga ketiga ditempati Rizal Sungkar.
David yang didampingi navigator Sean Ricardo Gelael (11 tahun), putera Ricardo yang beberapa saat sebelum start mendapat penghargaan MURI sebagai navigator termuda Indonesia, tampil tercepat pada SS-1 sepanjang 27,01 km di Aek Nauli dengan waktu 20 menit delapan detik sedangkan pada SS-2 di Huta Tonga sepanjang 9,22 dengan waktu 8:22.
Juara nasional 2006, Ricardo (49) yang didampingi Hervian Soejono menempati urutan kedua dalam adu kecepatan dua trayek khusus di lintasan berbatu krikil yang berpasir dan berdebu tebal, setelah Subaru Impreza WRX tipe N-12 B yang digenjotnya menempel ketat kendaraan yang dinaiki puteranya, yang melaju dari posisi start ketujuh, dengan membuat waktu total 29 menit 51 detik.
Rizal Sungkar, juara Malaysia 2006 yang dilepas di Parapat di antara 48 peserta yang mengikuti kejuaraan dan dilepas Bupati Simalungun pada posisi start ketiga setelah Ricardo dan Fauzi Aldjufrie di Parapat, tetap berada di urutan ketiga dengan waktu 30:3.0 , namun saudara kandungnya, Rifat Sungkar yang memacu Proton Pert dari posisi start keempat melorot ke tempat kedelapan.
Unggulan kelima Subhan Aksa/Hade Mboi yang sudah beberapa kali tampil dalam reli APRC (Asia Pasifik), menempati tangga keempat sedangkan pereli lokal yang juga Ketua Pengda IMI Sumut, Ijeck yang menaiki Subaru Impreza WRX, hanya melewati seremonial start tetapi mobilnya ngadat ketiga akan memasuki SS-1 karena mengalami masalah elektrik kendaraan.
Para pereli akan meneruskan perlombaan Leg 2 Sabtu mulai pukul 07:06 WIB untuk melahap delapan SS sepanjang 122,83km dan Minggu berlaga lagi dalam lima SS di kawasan Parapat dan perkebunan Kabupate Serdang-Bedagai sepanjang 79,76km dan konvoi ke Medan Walk, Minggu petang.
Mencoba Bertahan
Rizal yang memacu Mitsubishi Evo VIII usai berlomba pada Leg 1 mengatakan akan mencoba tampil sebaik mungkin pada dua Leg berikutnya.
"Kendaraan saya tidak ada masalah, hanya ada masalah dengan kembang ban saya pada kilometer 10 dan harus saya ganti dengan cepat pada finish lintasan itu," kata putera Ria dan Helmy Sungkar, tokoh otomotif itu.
Sedangkan Rifat yang mengalami kerusakan slang rem karena menabrak tebing, mengatakan posisinya melorot tetapi ia akan tetap berusaha tampil baik. "Lihat besok saja," katanya singkat.
Ricardo yang ditemui di "parc ferme" di Pematang Siantar, mengatakan ada masalah dengan baut "kopel" mobilnya yang ditangani dua mekanik dari Prodrive Inggris, sehingga mempengaruhi kendaraanya.
"Sebetulnya tidak ada masalah lain. Lintasan bagus dan menantang. Tapi kalau besok hujan maka lintasan akan licin sekali dan kemungkinan pereli muda akan memegang peranan. Tapi kita lihat besok saja," katanya.
Sean Riacardo (kelahiran 1 November 1996) bersama David Maslan yang menjuarai putaran terakhir reli nasional di Bali tahun lalu, mengatakan senang dengan kemenangannya pada Leg 1 itu.
"Saya amat suka bisa memimpin reli ini," kata anak berusia 11 tahun,-- yang selama mengikuti reli ditemani ibundanya, mantan artis Rini S Bono,-- dengan nada polos sembari menyungging senyumnya.
Berikut hasil 10 besar Leg 1: 1. David Maslan/Sean Ricardo Gelael(Subaru Impreza WRX) 0:28:30 2. Ricardo Gelal/Hervian Soejono (Subaru Impreza WRX) 0:29:51 3. Rizal Sungkar/Anthony Sarwono (Mitsubishi Evo VIII) 0:30:3.0 4. Subhan Aksa/Hade Mboi (Mitsubishi Evo IX) 0:30.9.0 5. Akbar Hadianto/Arianto Sjarief (Mitsubishi Evo VIII) 0:30:56.0 6. Fauzi Aldjufrie/Suryo Putranto (Mitsubishi Evo IX) 0:31:6.0 7. Bob/Martadinata (Mitsubishi Evo IV) 0:31:2.0 8. Rifat Sungkar/M. Herkusuma (Proton Pert) 0:32.53.0 9. Zulfikar Nurdiansyah/Agus Ridwan (Mitsubishi Evo III)0:34:26.0 10. Firman Boy/Haviedz Pahlevi (Mitsubishi Lancer GTi) 0:34:34.0 (*/lpk)