Butuh Waktu Satu Tahun Siapkan 'Holding' BUMN Pertambangan

Kapanlagi.com - Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk. (Antam), D. Aditya Sumanegara, mengatakan, pihaknya membutuhkan masa transisi waktu satu tahun untuk membentuk perusahaan induk (holding) BUMN bidang tambang.

"Untuk transisi kita sudah terjadwal, setidaknya enam bulan hingga satu tahun," kata Aditya di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, holding tiga BUMN tambang, yaitu PT Timah, PT Antam, dan PT Tambang Batubara Bukit Asam pada tahap awal akan menjadi perusahaan tertutup baru kemudian terbuka bagi emiten publik.

Ia mengatakan, proses holding hingga kini jalan terus, tetapi tetap perlu kehati-hatian agar tidak merugikan pemegang saham minor.

"Semua masih dalam kajian dan kita juga tidak mau pemegang saham minor dirugikan karena ini," katanya.

Sebelumnya, pemerintah berharap segera merealisasikan rencana terbentuknya holding (induk) tiga BUMN tambang, yaitu PT Aneka Tambang Tbk., PT Tambang Batu Bara Bukit Asam Tbk., dan PT Timah Tbk., menjadi IRC (Indonesia Resource Company).

Pembentukan holding tiga BUMN tambang itu bertujuan agar perusahaan mempunyai kekuatan lebih, mempermudah koordinasi, sekaligus mempercepatnya.

Saat ini ditargetkan laba bersih BUMN pertambangan sebesar Rp2,1 triliun pada 2007. (*/rsd)

©2003-2007 KapanLagi.com