"Pihak lokal telah memerintahkan memperkuat karantina dan pemeriksaan terhadap makanan dari Amerika Serikat," demikian dikemukakan pihak Adminsitrasi Umum Pengawasan Kualitas, Pemeriksaan dan Karantina Cina, seperti dikutip Cina Daily, di Beijing, Kamis.
Importir telah diminta untuk bisa meyakinkan bahwa standar keamanan makanan bisa diberlakukan bagi impor makanan dari Amerika Serikat sehingga bisa mengurangi resiko perdagangan.
Bubur jeruk dan aprikot dilarang masuk di Provinsi Shandong dan di wilayah selatan Shenzhen. Impor bubur jeruk berasal dari perusahaan The Modern Skill Co. Ltd dan buah aprikot berasal dari Vacaville, California, diketahui mengandung bakteri, jamur, serta sulfur dioksida.
Pihak adminsitrasi setempat mengatakan bahwa untuk bubur jeruk masih bisa dilakukan pengolahan agar bisa masuk Cina tapi untuk aprikot harus dimusnahkan.
Seorang pejabat setempat yang dihubungi melalui telepon mengemukakan dirinya tidak bersedia memberi keterangan lebih rinci lagi atas kejadian itu.
Sementara seorang petugas keamanan mengatakan kantor ditutup dan tidak ada jawaban yang bisa dimintai keterangan.
Dalam beberapa bulan, pihak berwenang AS telah melarang sejumlah produk makanan asal Cina yang diketahui mengandung toksin atau beberapa bahan kimia yang berpotensi menyebabkan kematian, termasuk diantaranya buah beku, sari buah, serta pasta gigi.
Sedangkan pada`awal tahun ini, pihak berwenang di pelabuhan Ningbo dan Shenzhen telah menahan atau memusnahkan sejumlah suplemen kesehatan dan kismis, karena dianggap produk tersebut tidak memenuhi standar keselamatan.
Adanya penolakan produk impor makanan dari kedua negara tersebut dikhawatirkan akan bisa memicu lebih jauh "perang dagang" antara ke dua negara. (*/rit)
Ini taktik baru komunis China untuk menunjukan bahwa bukan hanya produk China yang bermasalah (berbahaya) tapi juga produk AS. Ini untuk mengalihkan isu banyaknya produk China yang berbahaya bagi kesehatan. Selain di Amerika dan eropa, di Indonesia produk2 China juga diketahui tak layak dikonsumsi. Khususnya produk kosmetik. Produk China lainnya juga dikenal kualitasnya sangat rendah-- produk sekali pakai doank.