< >

WTO Gagal, AS Buru Perjanjian Perdagangan APEC

Jum'at, 29 Juni 2007 16:59
Kapanlagi.com - Amerika Serikat (AS) akan memburu perjanjian perdagangan bebas di kawasan Asia Pasifik jika pembicaraan mengenai kesepakatan perdagangan global gagal, kata utusan khusus perdagangan AS, Susan Schwab dalam wawancara yang disiarkan Jumat (29/06).

Berbicara sebelum pertemuan menteri-menteri perdagangan APEC di Australia pada pekan depan, Perwakilan Perdagangan AS Schwab mengatakan terdapat keleluasaan untuk perjanjian regional maupun bilateral jika perundingan Putaran Doha Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang bermasalah akhirnya berantakan.

Schwab mengatakan kepada surat kabar The Australian bahwa Washington berharap pembicaraan Doha dapat selesai dengan sukses namun membuatnya jelas bahwa opsi lain sedang dipertimbangkan jika mereka gagal.

"Anda menyaksikan apa yang sedang terjadi di Asia Pasifik -- terlalu banyak janji, itu sangat menarik dan jadi bagaimana anda meyakinkan anda berlanjut dan bagaimana anda meyakinkan itu tumbuh dari pada hanya berputar di dalamnya," katanya.

"Saya pikir anda akan menyaksikan percepatan transaksi regional dan bilateral yang nyata termasuk antara lain perjanjian perdagangan bebas Asia Pasifik jika putaran Doha benar-benar hilang dari layar."

Schwab mengatakan Washington dapat memperhatikan "merajut bersama" sejumlah perjanjian perdagangan bilateral di seluruh wilayah Asia Pasifik menjadi kesepakatan tunggal.

"Satu persoalan besar dengan proliferasi perjanjian regional dan bilateral adalah: adakah kecenderungan -- dan jika ada apa yang bisa diperoleh -- untuk merajut bersama sejumlah perjanjian perdagangan bebas," kata wanita itu.

"Karena semua kita memiliki sejumlah perjanjian perdagangan bebas, itu persoalan lain -- kita akan membicarakan masalah itu."

Schwab mengatakan, juga memungkinkan bagi Australia untuk bergabung dakam Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA), meski Canberra dan Washington telah memiliki perjanjian perdagangan bebas bilateral yang berlaku mulai Januari 2005.

Pembicaraan Doha masih terhenti karena masalah subsidi pertanian dan tarif perdagangan menyusul kegagalan pembicaraan di Jerman pada awal bulan ini antara apa yang dinamakan "G4" -- Uni Eropa, AS, Brazil dan India.

Sementara itu, Otoritas Promosi Perdagangan (TPA) memberi administrasi Presiden AS George W. Bush perjanjian perdagangan jalur cepat yang akan habis masa berlakunya pada 30 Juni, dengan Kongres yang dikuasai Demokrat skeptis tentang keuntungan dari perdagangan bebas.

Habisnya masa berlaku jalur cepat itu akan sangat mengekang kesanggupan Schwab untuk merundingkan perjanjian perdagangan bebas. (*/rit)