< >

Tolak FTA, Pekerja Korsel Mogok

Jum'at, 29 Juni 2007 18:45
Kapanlagi.com - Puluhan ribu pekerja meninggalkan kerja mereka pada Jumat dalam rangka protes atas penandatanganan perjanjian perdagangan bebas antara Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) yang sebentar lagi dilakukan.

Grup-grup pekerja mengatakan lebih dari 100.000 pekerja yang dipimpin oleh serikat pekerja pembuat otomotif teratas negara itu Hyundai Motor dan afiliasinya Kia Motors ambil bagian dalam mogok yang meluas di industri itu. Pejabat pemerintah mengatakan mogok itu melibatkan kurang dari 50.000 pekerja.

Perdana Menteri Han Duck Soo mengatakan kedua negara itu akan menandatangani perjanjian di Washington pada Sabtu sebelum otoritas promosi perdagangan "jalur cepat" Presiden AS George W. Bush habis masa berlakunya pada 30 Juni.

Perjanjian itu, terbesar bagi AS sejak Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara pada 1993, memerlukan ratifikasi dari anggota legislatif masing-masing negara.

Perjanjian itu dicapai pada 2 April setelah 10 bulan perundingan yang ketat. Namun Washington menginginkan perubahan setelah Kongres dan Gedung Putih setuju pada Mei atas perjanjian bipartisan yang menetapkan standar lingkungan dan pekerja.

Perdana Menteri itu mengatakan Korsel telah menerima revisi untuk mencerminkan panduan perdagangan Washington yang baru.

"Bicara gampangnya, perubahan itu bukan merupakan beban bagi kami," katanya, seraya menambahkan perubahan kecil juga dilakukan pada bidang hak atas kekayaan intelektual dan farmasi.

Perjanjian itu telah membuat sejumlah pekerja lokal dan petani khawatir dengan pekerjaan mereka, meski itu didukung oleh mayoritas warga Korsel, menurut jejak pendapat. (*/rsd)