Daop II Bandung Siapkan Kereta Tambahan Tujuan ke Timur

Kapanlagi.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop II Bandung menyiapkan beberapa unit kereta tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang KA khususnya ke jurusan timur (Jateng, Yogyakarta dan Jatim) pada musim liburan sekolah.

"Lonjakan penumpang sudah jelas terjadi, bahkan tiket KA komersial jurusan ke timur untuk pemberangkatan Jumat, Sabtu dan Minggu ini sudah habis terjual," kata Kepala Humas PT KAI Daop II Bandung, Mateta Rizalul Haq, di Bandung, Jumat.

Rangkaian KA yang kemungkinan harus mengalami penambahan kereta itu adalah KA Mutiara Selatan dan Lodaya. Mateta menyebutkan, Daop II sudah menyiapkan kereta tambahan itu.

Ia menyebutkan, okupansi KA jurusan timur pada awal musim liburan ini melebihi 100 persen. Selain yang berangkat dengan melakukan pemesanan tiket KA, sebagian penumpang membeli langsung di stasiun Bandung.

"Semua kursi sudah penuh, tinggal tiket berdiri yang tersisa. Dalam tiga hingga lima hari ke depan jumlah penumpang di Stasiun Bandung penuh," kata Mateta yang baru menjadi Humas Daop II Bandung menggantikan Sukendar Mulya itu.

KA jurusan timur yang berangkat dari Stasiun Bandung itu adalah KA Mutiara Selatan (Bandung Surabaya), KA Lodaya malam dan siang (Bandung - Solo), Turangga (Bandung- Surabaya), Argo Wilis (Bandung -Surabaya) serta KA Harina (Bandung - Semarang).

"Penumpang liburan KA komersial itu cukup besar, dan saat ini menjadi primadona yang kami andalkan dan kencenderungan jumlah penumpangnya terus meningkat. Pesanan tiket bisa dilakukan sebulan sebelum berangkat, tapi rata-rata pesanan seminggu sebelum pemberangkatan," katanya.

Khusus KA Mutiara Selatan, Bandung - Surabaya, yang biasanya menarik 7-8 rangkaian kereta, pada liburan sekolah kali ini kemungkinan ditambah menjadi 10 kereta termasuk kereta makan.

"Selain KA komersial, KA ekspres lainnya seperti Pasundan (Bandung - Kediri), Kahuripan (Bandung - Surabaya) dan KA Kutojaya (Bandung - Kutoarjo) diperkirakan meningkat tajam," katanya.

KA ekspres tersebut diberangkatkan dari Stasiun Kiaracondong, Bandung.

Sementara itu, Daop II Bandung juga mengantisipasi lonjakan KA Parahyangan dan Argo Gede jurusan Bandung - Jakarta. Namun jalur tersebut tidak akan dilakukan penambahan kereta.

"Penambahan kereta hanya untuk jalur timur, sedangkan untuk Bandung - Jakarta tidak ada penambahan," kata Humas Daop II itu.

Menurut Mateta, kesiagaan menghadapi lonjakan penumpang pada liburan ini dilakukan seperti halnya antisipasi lonjakan penumpang lebaran atau Tahun Baru. (*/rsd)

©2003-2007 KapanLagi.com